Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menemukan bahan baku makanan yang dinyatakan positif mengandung formalin dalam proses uji laboratorium untuk penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi salah satu Dapur MBG.
Atas temuan tersebut, penerbitan sertifikat untuk dapur terkait ditangguhkan sementara hingga hasil uji menyatakan bahan yang digunakan aman. Dinkes menyebut temuan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengelola Dapur MBG di Kuningan agar lebih selektif dalam memilih bahan baku, sehingga makanan yang disajikan benar-benar aman, sehat, dan layak dikonsumsi.
Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, dr. H. Edi Martono, menegaskan pihaknya tidak akan berkompromi terkait keamanan pangan dalam program MBG. Menurutnya, hal ini penting karena makanan yang disediakan menyasar kelompok rentan, seperti ibu hamil dan balita.

