BANDA ACEH — Meningkatnya budaya nongkrong di warung kopi turut mendorong kebutuhan akan fasilitas pendukung, terutama koneksi internet yang cepat dan stabil. Internet kini tidak hanya dimanfaatkan pengunjung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menunjang operasional bisnis kuliner.
Kebutuhan tersebut menjadi perhatian D’gus Kopi, kedai kopi yang ramai dikunjungi masyarakat di kawasan Geuceu Kayee Jato, Banda Aceh. Kedai ini terus berupaya meningkatkan kualitas layanan demi memberikan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung.
Selain menyediakan berbagai pilihan kopi dan makanan, D’gus Kopi juga menghadirkan fasilitas ramah keluarga berupa area bermain anak. Untuk mendukung kelancaran operasional dan kebutuhan konektivitas pelanggan, D’gus Kopi menggunakan layanan High Speed Internet (HSI) dari Indibiz by Telkom Solution.
Manajer D’gus Kopi, Ilham Ferdian, mengatakan koneksi internet yang stabil telah menjadi kebutuhan utama dalam menjalankan bisnis kuliner, terutama di tengah tingginya mobilitas pengunjung setiap hari.
“Bagi kami, kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama. Karena itu, kami memilih koneksi internet dari Indibiz yang terbukti stabil untuk mendukung operasional harian, mulai dari transaksi kasir digital hingga aktivitas staf,” ujar Ilham, Selasa (21/7/2026).
Menurut Ilham, akses internet berkecepatan tinggi tidak hanya membantu aktivitas internal kedai, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi pengunjung. Pelanggan dapat bersantai, berkomunikasi, maupun menyelesaikan pekerjaan dari D’gus Kopi dengan dukungan koneksi internet yang memadai.
“Selama menggunakan HSI Indibiz, kualitas koneksinya sangat baik dan kami tidak pernah menerima keluhan dari pengunjung terkait koneksi internet. Kami berharap Indibiz terus menjaga performa layanannya agar konsisten mendukung tumbuh kembang pelaku bisnis lokal,” lanjutnya.
Pemanfaatan konektivitas digital oleh D’gus Kopi menunjukkan peran jaringan internet yang andal dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Digitalisasi memungkinkan pelaku usaha menjalankan sistem kasir, komunikasi internal, pengelolaan pesanan, hingga pelayanan pelanggan secara lebih efektif, sekaligus membantu bisnis kuliner beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin bergantung pada layanan digital.

