BERITA TERKINI
Dari Dapur Rumahan ke Produk Siap Edar, Atolla’s Bagikan Strategi Scale Up Kuliner di Padang

Dari Dapur Rumahan ke Produk Siap Edar, Atolla’s Bagikan Strategi Scale Up Kuliner di Padang

Program siaran UMKM Bicara RRI Pro 1 Padang mengangkat kisah pengembangan usaha kuliner lokal dalam episode yang mengudara pada Senin, 14 September 2026. Dalam perbincangan tersebut, dibahas berbagai cara mengubah resep rumahan menjadi produk yang lebih siap bersaing dan layak dipasarkan lebih luas.

Salah satu cerita yang dibagikan datang dari Atolla’s Frozen Food and Cake. Usaha ini dirintis Armadila Kurniasari, yang akrab disapa Dila, pada 2015. Dila memulai langkahnya setelah terinspirasi dari semangat anak pertamanya yang ingin belajar berjualan.

Perkembangan usaha rumahan itu berlangsung bertahap. Dari awalnya menjual puding cup, Atolla’s kemudian memperluas ragam produk menjadi aneka camilan, termasuk soft cookies, serta berbagai produk frozen food siap saji.

Dalam siaran tersebut, peluncuran varian Dubai Soft Cookies berisian Kunava Pistachio menjadi salah satu topik yang menarik perhatian. Dila menjelaskan bahwa ia berupaya menjaga cita rasa dan kepuasan pelanggan dengan konsisten menggunakan bahan baku premium.

Dari sisi pemasaran, Atolla’s melakukan penetrasi pasar secara bertahap melalui skema konsinyasi di sejumlah kedai kopi di Kota Padang. Dukungan keluarga juga disebut membantu memperluas jangkauan pemasaran hingga ke lingkungan sekolah dan kampus.

Pengembangan skala usaha turut dikaitkan dengan pendampingan Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang. Dalam perbincangan itu, pendamping UMKM wilayah Pauh 1, Windi Lidya Putri, menyampaikan peran pendampingan berupa arahan teknis dan pelatihan bagi pelaku UMKM.

Legalitas usaha juga menjadi bagian penting yang disorot sebagai fondasi untuk meningkatkan daya saing. Produk Atolla’s disebut telah mengantongi perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, dan izin P-IRT.

Selain legalitas, pembaruan kemasan dinilai berpengaruh terhadap nilai jual dan citra merek. Atolla’s mengganti kemasan dari plastik transparan menjadi plastik doff bermotif untuk menghadirkan kesan yang lebih elegan.

Pemanfaatan media digital dan keterlibatan dalam pelatihan turut dibahas sebagai penunjang penguatan usaha. Pendamping lapangan disebut membantu proses pembuatan konten promosi hingga pelaksanaan siaran langsung di media sosial.

Melalui kisah tersebut, siaran UMKM Bicara menekankan bahwa scale up bisnis kuliner membutuhkan konsistensi mutu dan keaslian produk, disertai kelengkapan legalitas serta keterbukaan terhadap inovasi, termasuk pemasaran digital.