BERITA TERKINI
Dapur SPPG Bener dan Kebon Gunung Purworejo Jalankan MBG Setiap Hari Selama Ramadan

Dapur SPPG Bener dan Kebon Gunung Purworejo Jalankan MBG Setiap Hari Selama Ramadan

PURWOREJO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 2026 di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bener dan Kebon Gunung disebut konsisten menyiapkan dan menyalurkan menu setiap hari tanpa jeda.

Pada hari pertama Ramadan, menu yang disajikan memadukan cita rasa lokal, yakni jenang pati kirut dan talas bersantan, paha ayam goreng kremes, serta jeruk. Melalui akun Instagram @sppg.benerpurworejo, pengelola menyampaikan bahwa penyaluran MBG dilakukan setiap hari dan tidak dirapel, sesuai petunjuk pelaksanaan.

Kepala SPPG Bener Purworejo, Adi Candra Prasetiyo, mengatakan pihaknya tetap mengutamakan gizi seimbang dan penggunaan bahan segar dengan variasi menu harian. Ia mencontohkan menu lain yang pernah disiapkan, seperti singkong caramel, telur puyuh masak pindang, dan buah kiwi.

Pada hari berikutnya, dapur MBG kembali menyiapkan menu yang terdiri dari roti strawberry, telur bebek rebus, kacang kribo, dan buah kelengkeng. Seluruh menu dimasak langsung setiap pagi. Selama Ramadan, aktivitas dapur tetap berlangsung normal dengan penyesuaian peran tim, salah satunya mengalihkan tim pencuci ompreng untuk membantu pemorsian karena makanan tidak menggunakan foodtray.

Distribusi dilakukan bertahap untuk menyesuaikan waktu dan kelompok usia penerima. Pengiriman pertama dilakukan sekitar pukul 07.30 untuk kelas kecil TK dan PAUD, sedangkan pengiriman kedua sekitar pukul 09.00 untuk kelas besar SD dan SMP.

Pada hari pertama Ramadan, dapur SPPG Bener juga menyalurkan 161 porsi ke empat posyandu untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Menu yang diberikan berupa roti abon, paha ayam semur, perkedel tahu, dan jeruk. Untuk balita, tersedia varian telur semur dengan menu pendamping yang sama.

Secara keseluruhan, penerima manfaat MBG di wilayah kerja SPPG Bener dan Kebon Gunung tercatat mencapai 3.983 orang yang tersebar di 29 sekolah dan 4 posyandu. Pelaksanaan program ini tetap berjalan selama Ramadan sebagai upaya menjaga pemenuhan gizi masyarakat.