The Daily Company (DailyCo), operator F&B multi-brand yang menyediakan solusi kuliner untuk perusahaan, meluncurkan rangkaian layanan manajemen fasilitas kuliner berbasis teknologi. Layanan ini ditujukan bagi pemilik dan pengelola properti berskala besar di berbagai wilayah Indonesia.
Sejalan dengan strategi ekspansi di segmen B2B, DailyCo kini menyediakan layanan food service di berbagai lokasi offline, mulai dari kafetaria perusahaan, kantin karyawan, hingga bazaar kuliner semi-permanen. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan menyebut telah melayani lebih dari 450 klien B2B melalui solusi kuliner terintegrasi yang menekankan efisiensi, kualitas, dan skalabilitas.
Untuk memperkuat langkah tersebut, DailyCo menggelar bazaar kuliner selama tiga bulan di Jakarta Premium Outlets (JPO). Program ini menempati tiga gerai multi-brand di area The Sufra dan menghadirkan beragam sajian kuliner lokal dari sejumlah brand F&B, termasuk Pekingducklovers, Thai Salad, Cincau Legend, Booan Healthy Bar, Mie Kangkung Belacan 89, Sabai Sabai, Anong, Dapoor Nusantara, Rujak Kolam Medan, Ahaw, dan lainnya.
Kurasi tenant dalam bazaar ini dipimpin Yohanes Andri yang dikenal sebagai “Ken Bigtummy”, influencer kuliner dan gaya hidup dengan lebih dari 358.000 pengikut di Instagram @bigtummy_culinary. Dalam kolaborasi tersebut, Ken berperan memilih brand yang dinilai sesuai dengan tren serta preferensi konsumen yang terus berkembang.
DailyCo menyatakan kolaborasi ini ditujukan untuk memastikan tenant yang berpartisipasi tidak hanya menawarkan cita rasa dan kualitas, tetapi juga pengalaman bersantap yang berkesan bagi pengunjung. Perusahaan juga memberikan dukungan kepada tenant melalui infrastruktur produksi makanan dan rantai pasok terpusat guna menjaga konsistensi, efisiensi operasional, serta kelancaran pengisian ulang stok harian.
Ken menyampaikan bahwa ia memandang DailyCo sebagai perusahaan F&B yang terus mencari peluang baru dan sejalan dengan visi serta misinya. “Konsep pop-up event yang diusung menghadirkan UMKM pilihan yang telah dikenal dan memenuhi kriteria ketat, seperti keunikan produk, kualitas rasa yang terkurasi, kesiapan tim event, serta standar tampilan yang sesuai dengan manajemen,” kata Ken dalam keterangan tertulis, Selasa (18/3).
Melalui The Sufra, Ken juga ingin membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus meningkatkan standar agar dapat bersaing di industri F&B yang lebih luas.
Selain portofolio B2C seperti Dailybox, Antarasa, Breadlife, Lu’miere, Ayam Blenger PSP, HiGeorge!, Tempong PNS, dan lainnya, DailyCo turut menawarkan layanan makanan B2B yang disesuaikan untuk kantor korporat, perhotelan, serta pengembangan komersial skala besar. Solusi ini mengintegrasikan produksi makanan, sistem manajemen digital untuk pemesanan, operasional, dan pembayaran, serta logistik rantai pasok.
DailyCo menyebut uji coba di JPO menjadi proyek perdana yang membuka peluang ekspansi lebih lanjut, baik untuk menghadirkan pengalaman kuliner terkurasi maupun solusi food service di lebih banyak pusat perbelanjaan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Founder & CEO DailyCo Kelvin Subowo menekankan pentingnya modernisasi manajemen layanan kuliner, terutama bagi pemilik properti. “Di zaman sekarang, para pemilik properti harus lebih jeli menentukan cara memberikan kepuasan ekstra bagi para pengunjung dengan memaksimalkan nilai aset mereka,” kata Kelvin.
Menurutnya, proyek di Jakarta Premium Outlets ditujukan untuk menunjukkan bahwa pasar kuliner yang dikurasi dan dikelola secara profesional dapat meningkatkan jumlah kunjungan, memperpanjang durasi kunjungan, serta mendorong kinerja komersial secara keseluruhan. “Dengan meningkatnya permintaan akan solusi food service yang fleksibel dan berkualitas tinggi, DailyCo siap menjadi mitra utama bagi para perusahaan yang ingin mengoptimalkan operasional F&B mereka,” ujar Kelvin.

