Menjelang perayaan Tet atau Tahun Baru Imlek 2026, daging babi kering “Ut Bach” dari Kelurahan Tan Thanh, Ca Mau, Vietnam, tidak hanya hadir sebagai hidangan favorit keluarga, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi warga setempat. Produk olahan ini telah mengantongi sertifikasi OCOP bintang 3 dan disebut ikut membuka peluang peningkatan ekonomi lokal, terutama bagi perempuan.
Daging babi merupakan salah satu unsur yang kerap muncul dalam hidangan Tet di Vietnam Selatan. Di tengah tradisi tersebut, daging babi kering Ut Bach menawarkan variasi melalui cara pengolahan yang dianggap inovatif, sambil mempertahankan cita rasa yang akrab bagi konsumen. Produk ini telah diakui sejak 2022 dan menjadi salah satu yang paling diminati di Tan Thanh menjelang musim perayaan.
Di Dusun 9, Kelurahan Tan Thanh, dapur milik Cao Thi Bach mulai sibuk sejak pagi untuk menyiapkan pasokan bagi pasar Tet 2026. Bach dikenal menekuni pembuatan daging babi kering selama bertahun-tahun. Prosesnya mencakup pemilihan daging babi lokal yang segar, marinasi, hingga pengeringan, yang dilakukan dengan teliti untuk menjaga keamanan dan kebersihan pangan.
Aktivitas produksi tersebut juga menciptakan lapangan kerja bagi perempuan yang sebelumnya menganggur di daerah itu. Pada masa puncak menjelang Tet, usaha Ut Bach turut merekrut pekerja musiman tambahan, sehingga memberi kesempatan bagi keluarga setempat memperoleh penghasilan ekstra untuk kebutuhan sehari-hari maupun persiapan perayaan.
Daging babi kering Ut Bach dibuat secara manual dengan menggunakan daging tanpa lemak yang dipilih secara cermat. Bumbu yang digunakan merupakan kombinasi bahan dapur khas Vietnam, seperti bawang putih cincang dan serai. Setelah dimarinasi, daging dijemur selama dua hari hingga mencapai tingkat kekeringan yang diinginkan. Saat digoreng, daging berubah menjadi kuning keemasan dan dikenal memiliki aroma khas, dengan perpaduan rasa manis dan asin serta tekstur kenyal.
Dukungan bagi usaha Cao Thi Bach juga datang dari Serikat Wanita Kelurahan Tan Thanh. Wakil Ketua Serikat Wanita setempat, Huynh Thi Vis Phuong, menyebut organisasinya membantu menghubungkan usaha tersebut dengan konsumen, mempromosikan produk, membimbing perbaikan pengemasan dan pelabelan, serta memperkenalkan produk ke saluran distribusi, pameran, dan pasar musiman. Ia menambahkan, sertifikasi OCOP bintang 3 membuat produk semakin dipercaya dan kerap dipilih sebagai hadiah selama Tet, yang dinilai ikut meningkatkan nilai produk lokal.
Menurut Phuong, model ekonomi ini memperlihatkan semangat kewirausahaan perempuan di lingkungan tersebut dan mendorong peningkatan pendapatan keluarga. Serikat Wanita Kelurahan Tan Thanh menyatakan akan melanjutkan dukungan promosi dan penjualan daging babi kering Ut Bach selama Tet 2026.
Dari ungkapan tradisional tentang hidangan Tet di masa lalu, kemunculan daging babi kering bersertifikat OCOP bintang 3 dipandang mencerminkan kesinambungan antara tradisi dan gagasan pembangunan baru. Di tengah urbanisasi, kerajinan yang dikerjakan Cao Thi Bach tidak hanya menyajikan pilihan menu Tet, tetapi juga membuka peluang mata pencaharian yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

