Resto Dadap Sumilir di perbukitan Menoreh, Kulonprogo, menjadi salah satu tujuan baru untuk buka puasa bersama selama Ramadan 2026. Meski berada jauh dari pusat kota, tepatnya di Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo, tempat makan ini tetap ramai dikunjungi warga yang mencari suasana pedesaan dengan pemandangan hamparan sawah dari ketinggian.
Supervisor Dadap Sumilir, Aji, mengatakan antusiasme pengunjung mulai stabil setelah resto sempat tutup pada awal Ramadan. Saat ini, kunjungan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari, dengan kepadatan tertinggi terjadi menjelang waktu berbuka puasa.
“Rata-rata sehari bisa sampai 100 pengunjung ke Dadap Sumilir selama Ramadan ini. Tentu ramainya pas waktu berbuka puasa,” ujar Aji saat diwawancarai, Senin (2/3/2026).
Untuk melayani kebutuhan rombongan, pengelola menyiapkan paket bukber khusus untuk empat hingga delapan orang. Paket tersebut ditawarkan dengan kisaran harga Rp119 ribu sampai Rp239 ribu.
Pada Ramadan tahun ini, Dadap Sumilir juga memperkenalkan menu andalan baru bertajuk “Iwak Kali”. Sajian ini menonjolkan aneka ikan liar dari Sungai Progo, seperti wader, iwak kutuk, serta jenis ikan air tawar lainnya. Menurut Aji, ikan liar dipilih karena dinilai memiliki cita rasa lebih gurih dan tekstur daging yang khas dibandingkan ikan budidaya.
Aji menjelaskan, menu iwak kali dihadirkan untuk memperkuat nuansa desa yang otentik bagi pengunjung. Olahan ikan disajikan dengan cara yang menonjolkan kegurihan alami tanpa meninggalkan bau amis, sehingga selaras dengan suasana alam terbuka di Girimulyo yang sejuk dan asri.
Salah seorang pengunjung, Leoni, mengaku terkesan dengan cita rasa rempah pada menu iwak kali serta mangut nila yang tersedia. Ia menilai bumbu yang meresap dan pemandangan persawahan menjadi daya tarik utama Dadap Sumilir sebagai destinasi kuliner di Kulonprogo.

