BERITA TERKINI
Charles Honoris Dorong Penguatan Edukasi Gizi dalam Sosialisasi Program MBG di Desa Petiga

Charles Honoris Dorong Penguatan Edukasi Gizi dalam Sosialisasi Program MBG di Desa Petiga

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menekankan pentingnya penguatan edukasi gizi kepada masyarakat untuk mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi MBG di Desa Petiga, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (8/3).

Dalam sambutan yang disampaikan secara daring, Charles menilai Badan Gizi Nasional tidak cukup hanya berperan sebagai regulator. Menurutnya, lembaga tersebut juga perlu menjadi penggerak edukasi gizi nasional sekaligus benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari konsumsi makanan ultra-proses.

Charles mengingatkan adanya kaitan antara meningkatnya penyakit tidak menular—seperti kanker, stroke, hingga gagal ginjal—dengan pola konsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan. Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengarahkan anak-anak dalam memilih makanan sehat sesuai panduan gizi.

“Langkah-langkah kecil hari ini akan menentukan masa depan bangsa. Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh kuat, sehat, dan siap membawa Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia,” ujar Charles.

Ia menyatakan DPR RI berkomitmen memastikan kebijakan pemenuhan gizi tidak berhenti pada tataran regulasi, tetapi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Charles juga menilai penguatan kelembagaan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting agar program MBG berjalan efektif.

Kegiatan sosialisasi ini turut menghadirkan anggota DPRD Kabupaten Tabanan Putu Yuni Widyadnyani serta perwakilan Badan Gizi Nasional wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, Putu Diah Ernitasari.

Dalam kesempatan tersebut, panitia menjelaskan pelaksanaan program MBG mengacu pada empat standar utama, yakni kecukupan kalori, komposisi kandungan gizi, standar higienis, serta standar keamanan pangan.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang sekaligus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.