BERITA TERKINI
Cara Sederhana Mengusir Nyamuk di Rumah dengan Jeruk Nipis, Lilin, dan Cengkih

Cara Sederhana Mengusir Nyamuk di Rumah dengan Jeruk Nipis, Lilin, dan Cengkih

Sebuah cara sederhana untuk membantu mengusir nyamuk di rumah dibagikan melalui media sosial oleh akun @kang_adhe_tea93. Metode ini memanfaatkan bahan-bahan dapur yang mudah ditemukan, yakni jeruk nipis, lilin, cengkih, serta tusuk gigi atau tusuk sate.

Dalam penjelasannya, bahan yang perlu disiapkan meliputi jeruk nipis, lilin, cengkih, dan tusuk gigi atau tusuk sate. Langkah awal dilakukan dengan membelah jeruk nipis menjadi dua bagian sama besar. Satu bagian digunakan terlebih dahulu, sementara bagian lainnya disisihkan.

Setelah itu, lilin dipotong pendek lalu ditancapkan di bagian tengah jeruk nipis. Berikutnya, siapkan empat tusuk gigi atau tusuk sate yang sudah dipotong pendek. Tusuk-tusuk tersebut kemudian disisipkan ke dalam potongan jeruk yang sama, dipasang membentuk empat sudut dengan jarak yang sama.

Pada tahap berikutnya, potongan jeruk yang sempat disisihkan digunakan sebagai penutup. Potongan tersebut ditancapkan pada tusuk gigi di atas jeruk yang sudah diberi lilin dan cengkih, dengan posisi menghadap ke bawah sehingga tampak seperti tutup.

Selain membagikan langkah-langkah tersebut, sejumlah pertanyaan warganet terkait cara mengusir nyamuk juga kerap muncul. Salah satunya mengenai penggunaan parfum. Disebutkan bahwa aroma rosemary, peppermint, serai, kemangi, dan cengkih dapat mengusir nyamuk secara efektif. Adapun minyak esensial seperti cedarwood, vanili, geranium, geraniol, sitronelol, dan thyme disebut dapat dijadikan bahan utama untuk membuat parfum.

Pertanyaan lain menyoroti alasan kamar hotel sering kali minim nyamuk. Hal itu dikaitkan dengan penerapan berbagai strategi pengendalian hama di hotel, termasuk tindakan pengobatan exusion yang bertujuan menghambat perkembangbiakan hama dengan menggunakan insektisida.

Warganet juga menanyakan cara memakai bawang putih untuk mengusir nyamuk. Caranya, potongan bawang putih dapat diletakkan di beberapa lokasi dalam ruangan dan dipadukan dengan serai untuk mengurangi intensitas aroma yang mungkin mengganggu.

Soal nyamuk yang jarang terlihat di ruangan ber-AC, penjelasannya berkaitan dengan sifat nyamuk sebagai serangga berdarah dingin yang lebih aktif di lingkungan hangat. Aliran udara dari kipas angin atau AC juga dapat menghambat pergerakan nyamuk untuk mendekat.

Sementara itu, terkait keberadaan nyamuk pada siang hari, dijelaskan bahwa sebagian nyamuk cenderung menghindar saat matahari bersinar cerah dan udara terasa kering. Pada siang hari, nyamuk umumnya mencari perlindungan di area yang sejuk atau lembap, lalu kembali aktif saat matahari mulai terbenam untuk mencari mangsa.