BERITA TERKINI
Boikot dan Produk Lokal Pengganti Tekan Kinerja Merek yang Dikaitkan dengan Dukungan ke Israel

Boikot dan Produk Lokal Pengganti Tekan Kinerja Merek yang Dikaitkan dengan Dukungan ke Israel

Isu boikot terhadap produk-produk yang dinilai terafiliasi mendukung Israel, seperti McDonald's, Pizza Hut, KFC, dan Starbucks, disebut terus menguat dan berdampak pada kinerja merek-merek tersebut. Kepala Center of Industry, Trade, and Investment Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho, menilai aksi boikot berlangsung masif dan efeknya terasa tidak hanya di Indonesia, tetapi juga secara global.

Andry mengatakan masyarakat di Indonesia semakin gencar melakukan boikot. Ia menilai situasi ini turut dipengaruhi oleh kehadiran produk lokal yang dapat menjadi pengganti bagi produk-produk yang diboikot.

Selain faktor solidaritas, Andry menyoroti kondisi daya beli masyarakat yang menurun sebagai faktor yang memperkuat pergeseran konsumsi. Menurutnya, ketika daya beli melemah, konsumen cenderung beralih ke produk dengan harga lebih terjangkau.

Dalam kondisi tersebut, produk lokal disebut menjadi alternatif karena tersedia dalam berbagai pilihan dan umumnya ditawarkan dengan harga lebih murah dibandingkan produk-produk internasional yang diboikot. Andry menilai kombinasi penurunan daya beli dan tersedianya substitusi lokal membuat konsumen lebih cepat beralih.

Andry menambahkan, fenomena boikot juga terjadi di berbagai wilayah di luar Indonesia. Karena itu, ia menilai dampaknya terasa secara global dan memberikan tekanan yang signifikan terhadap produk-produk yang dikaitkan dengan dukungan kepada Israel.