Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada anak sekolah dan ibu hamil di seluruh Indonesia. Pengawasan diperketat untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi dan keamanan pangan, sekaligus mencegah potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait pangan.
Dalam upaya tersebut, BGN meningkatkan kualitas serta akreditasi mitra penyaji makanan yang terlibat dalam program MBG. BGN menekankan pentingnya penerapan standar kebersihan, pengolahan bahan pangan yang higienis, dan distribusi makanan yang aman agar manfaat program dapat diterima masyarakat secara maksimal.
Selain aspek keamanan pangan, BGN juga mendorong peningkatan pemahaman mitra penyaji mengenai gizi seimbang dalam setiap menu. Melalui pelatihan dan pendampingan rutin, pemerintah menargetkan makanan yang diterima masyarakat tidak hanya layak konsumsi, tetapi juga memiliki nilai gizi tinggi untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan.
Program MBG disebut sebagai salah satu prioritas nasional untuk memperkuat ketahanan gizi masyarakat, terutama di daerah terpencil dan wilayah yang rentan stunting. Dengan pengawasan yang lebih ketat, BGN menyatakan komitmennya agar pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran dan memberikan dampak positif bagi kesehatan publik.
BGN juga menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra pelaksana menjadi kunci keberhasilan program. Penguatan kualitas dan keamanan pangan dalam MBG diharapkan mendukung pemenuhan hak masyarakat atas gizi yang layak dan aman.

