BERITA TERKINI
BGN Instruksikan SPPG Unggah Menu, Nilai Gizi, dan Rincian Harga Harian di Media Sosial

BGN Instruksikan SPPG Unggah Menu, Nilai Gizi, dan Rincian Harga Harian di Media Sosial

Wakil Kepala Bidang Operasional Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG). Melalui akun media sosial resminya pada Selasa (24/2/2026), Sony menyampaikan bahwa keterbukaan informasi menjadi kunci untuk menjaga akuntabilitas program.

Menurut Sony, BGN telah menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk membuat akun media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan TikTok. Melalui akun tersebut, SPPG diwajibkan mengunggah informasi setiap hari terkait menu makanan yang disajikan.

Unggahan harian itu harus memuat foto atau video menu, disertai rincian nilai gizi serta harga setiap komponen bahan pangan. Sony menekankan, harga tiap jenis barang wajib dicantumkan agar dapat dihitung dan diawasi bersama oleh masyarakat.

“Harga setiap jenis barang juga harus dicantumkan. Misalnya hari ini menunya telur, pisang, nasi, dan sayur, maka harus dijelaskan berapa harga telur, pisang, nasi, dan sayurnya. Silakan masyarakat menghitung bersama dan mengontrol,” ujar Sony.

Ia menjelaskan, kebijakan ini dimaksudkan untuk membuka ruang partisipasi publik agar masyarakat dapat ikut mengawasi, meninjau, dan memberikan kritik apabila terdapat ketidaksesuaian antara informasi harga dan realisasi di lapangan. Bila ada dugaan penyimpangan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada BGN.

Program MBG, lanjut Sony, tidak hanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga untuk memastikan sistem pelaksanaannya aman, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. BGN berharap penerapan prinsip transparan, terukur, dan bertanggung jawab dapat membuat program berjalan optimal serta memperoleh kepercayaan masyarakat.