Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gayo Lues diprioritaskan berasal dari daerah setempat. Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menegaskan kebutuhan bahan dapur program tersebut diutamakan dari dalam daerah.
Koordinator BGN Kabupaten Gayo Lues, Jellyfa Indah, mengatakan bahan pangan untuk MBG dibeli dari pasar tradisional maupun masyarakat sekitar. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya lokal.
Namun, Jellyfa menjelaskan tidak semua kebutuhan pangan tersedia di Gayo Lues. Salah satu contohnya adalah ikan laut yang harus didatangkan dari luar daerah. Selain itu, beberapa bahan pangan dinilai tidak mencukupi apabila hanya mengandalkan pasokan dari dalam daerah, sehingga dapur MBG tetap melakukan pembelian dari luar.
Jellyfa menambahkan, pekerja di dapur MBG merupakan masyarakat Gayo Lues. Meski demikian, karena tidak memiliki perusahaan sendiri, mereka menyewa perusahaan dari luar daerah untuk mendukung operasional.
“Besar harapan kami semua sumber daya di Gayo Lues ini bisa kita optimalkan,” kata Jellyfa.

