Jakarta—Badan Gizi Nasional (BGN) mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menyiapkan Program Lumbung Mataram di desa-desa sebagai pemasok bahan baku pangan untuk setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyebut program tersebut disiapkan secara terintegrasi untuk peternakan dan pertanian, dengan tujuan memasok kebutuhan dapur-dapur MBG di wilayah DIY.
Menurut Nanik, Program Lumbung Mataram sejalan dengan Pasal 38 Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG. Dalam ketentuan itu, penyelenggaraan Program MBG memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri serta pelibatan usaha mikro, usaha kecil, perseroan perorangan, koperasi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Badan Usaha Milik Desa (BUM-Des).
Nanik juga menyoroti persoalan ketersediaan bahan baku pangan untuk Program MBG yang meningkat seiring bertambahnya jumlah SPPG. Ia mengingatkan kebutuhan bahan baku pangan yang terus naik dikhawatirkan dapat memicu inflasi dan kekurangan pasokan. Dalam konteks itu, ia menilai Lumbung Mataram berpotensi menjadi solusi untuk menjaga ketersediaan bahan baku pangan di DIY sekaligus mendukung kemandirian ekonomi.
Ia berharap program tersebut dapat mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, sehingga pemberdayaan masyarakat dan kemandirian ekonomi dapat terwujud.
Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menjelaskan Program Lumbung Mataram merupakan program pemberdayaan masyarakat desa di seluruh wilayah DIY. Setiap desa menyiapkan lahan kas desa seluas 1 hingga 1,25 hektare untuk dikelola sebagai Lumbung Mataram, dan diusahakan oleh warga yang tidak memiliki sawah.
Sri Sultan menyatakan program itu telah disiapkan sejak dua tahun lalu untuk membantu warga yang kurang beruntung, dengan harapan sebagian besar hasilnya dapat menyuplai kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis.
Ia menambahkan, apabila program berjalan baik, lahan Lumbung Mataram akan diperluas untuk meningkatkan penghasilan masyarakat desa melalui kedaulatan pertanian dan peternakan.

