Warung Bakso “Pak Kenthut” di Purwokerto, Banyumas, tetap ramai peminat di tengah tren bakso viral yang menawarkan beragam varian isi dan rentang harga. Berdiri sejak 1987, warung ini mempertahankan cita rasa yang disebut tetap otentik hingga sekarang.
Salah satu karyawan Bakso Pak Kenthut, Sobri, mengatakan warung tempatnya bekerja tidak mengikuti tren bakso kekinian. Menurutnya, Bakso Pak Kenthut juga tidak meniru konsep ambil sepuasnya dengan harga Rp20.000–25.000.
“Kami tidak mengikuti tren baksi berisi keju, mercon (isi cabai), atau telur puyuh yang sedang viral dengan harga yang lebih tinggi. Jadi satu macam saja. Tetap oroginal,” ujar Sobri, Kamis (21/8/2025).
Warung Bakso Pak Kenthut beralamat di Jalan Purwobakti, Kecamatan Purwokerto Utara, Banyumas, dan disebut tidak memiliki cabang. Warung ini buka setiap hari pukul 08.30–18.30 WIB.
Untuk harga, satu mangkuk bakso dibanderol Rp17.000. Sobri menyebut harga tersebut telah menjadi standar sejak lama, sementara pilihan menu tetap dipertahankan tanpa mengikuti varian yang sedang tren.
“Bakso dari dulu ya standarnya segitu. Cuma kalau yang lagi viral-viral kami tidak mengikutinya. Tetap original,” katanya.
Sobri berharap stabilitas harga tetap terjaga dan konsumen tetap menyukai bakso dengan cita rasa asli.

