Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) menilai pemenuhan gizi sejak dini menjadi fondasi penting agar anak dapat tumbuh sehat, berkembang optimal, dan memiliki kesempatan meraih cita-citanya. Penekanan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jelajah SAPA yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) di Rusunawa Cakung Barat, Jakarta Timur, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026.
Direktur Eksekutif APPNIA Poppy Kumala mengatakan, pemenuhan gizi tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga merupakan bagian dari hak anak yang perlu dipenuhi. Menurutnya, peringatan Hari Anak Nasional dapat menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya, termasuk melalui akses gizi yang sesuai kebutuhan.
Poppy menambahkan, upaya memenuhi hak anak perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain perlindungan dan akses pendidikan, anak juga perlu memperoleh asupan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan pada setiap tahap pertumbuhan. APPNIA, kata dia, terus mendorong edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi bagi anak, sekaligus mendukung pengembangan inovasi berbasis riset oleh perusahaan-perusahaan anggota untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak sesuai usia dan tahap tumbuh kembang.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri PPPA Veronica Tan menyoroti pentingnya dukungan lingkungan yang memungkinkan anak-anak berkembang secara optimal. Selain pemenuhan gizi, ia menekankan kebutuhan anak akan ruang yang aman untuk bermain dan berekspresi. “Tujuan kita adalah pada akhirnya kita ingin memiliki anak cerdas, anak yang berinovasi, anak yang kreatif, serta anaknya terlindungi untuk bisa mencapai cita-cita,” ujarnya.
Veronica menyebut kebutuhan anak pada dasarnya sederhana, yakni ruang bermain, ruang yang aman, dan ruang untuk berekspresi. Aspirasi anak-anak penghuni Rusunawa Cakung Barat, termasuk permintaan fasilitas bermain dan lapangan futsal, disebut akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat penyediaan ruang ramah anak.
Sebagai bentuk dukungan, APPNIA menyerahkan secara simbolis 200 paket bantuan kepada anak-anak penghuni Rusunawa Cakung Barat. Paket bantuan tersebut berisi alat tulis sekolah, kaos anak, snack bernutrisi, serta lunchbox yang diharapkan dapat mendorong kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Jelajah SAPA merupakan bagian dari rangkaian Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”. Program SAPA—singkatan dari Sambang, Ajak, Pantau, dan Apresiasi—menjadi wadah dialog antara pemerintah dan anak-anak untuk mendengar aspirasi sekaligus memantau pemenuhan hak dan perlindungan anak di berbagai wilayah.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, peringatan Hari Anak Nasional diharapkan menjadi momentum memperkuat lingkungan yang mendukung setiap anak Indonesia tumbuh sehat, terlindungi, dan mampu mengembangkan potensi secara optimal menuju Indonesia Emas 2045.

