Pengalaman kegagalan usaha akibat salah kelola kerap meninggalkan trauma finansial, terutama ketika kesempatan berbisnis kembali datang saat kerugian masa lalu belum sepenuhnya pulih. Situasi inilah yang dialami Richard, seorang karyawan perusahaan asuransi, ketika mendapat ajakan dari teman lama untuk kembali membuka bisnis kuliner.
Dalam rubrik konsultasi astrologi Tionghoa BaZi, Richard menyampaikan kegelisahannya. Ia lahir di Padang pada 14 Mei 1995 pukul 07.40. Richard bercerita pernah menjalankan usaha kuliner bersama rekan, namun berujung bangkrut karena mismanajemen. Ketika tawaran bisnis baru muncul, ia meminta pandangan terkait langkah yang dianggap paling aman: melanjutkan jalur karier atau kembali mencoba wirausaha.
Berdasarkan analisis BaZi yang dipaparkan, Richard disebut memiliki elemen dasar Kayu Kecil (Yi). Dengan penyesuaian chart yang mempertimbangkan lokasi kelahiran di Padang, ia dinilai membutuhkan dukungan elemen Api dan Tanah untuk memperkuat aspek finansial dan karier jangka panjang.
Namun, analisis tersebut juga menyoroti indikasi bahwa Richard dinilai kurang cocok menjalankan bisnis dengan skema kemitraan atau kongsi. Pada peta peruntungan 10 tahunan, Richard disebut sedang berada dalam rentang usia 21 hingga 41 tahun yang digambarkan sebagai fase kurang menguntungkan untuk wirausaha, dengan potensi “kebocoran uang” dan risiko kerugian usaha yang tinggi.
Pakar yang memberikan konsultasi menyarankan Richard mengambil jalur yang lebih aman, yakni tidak tergiur membuka bisnis baru, terutama bila bentuknya kongsi dengan teman atau keluarga. Ajakan bisnis kuliner yang datang saat ini disarankan untuk dilewati demi menjaga tabungan dan stabilitas keuangan.
Evaluasi peruntungan tahunan dalam analisis tersebut juga menekankan kehati-hatian. Pada periode Tahun Ular Kayu (22 Juni 2025–21 Juni 2026), karier utama disebut berjalan cukup lancar, tetapi masih dibayangi potensi kebocoran uang—yang dinilai dapat membesar jika Richard memutuskan masuk ke bisnis kongsi.
Sementara itu, pada Tahun Kuda Api (22 Juni 2026–21 Juni 2027), kondisi keuangan digambarkan sangat baik, namun stabilitas pekerjaan dinilai menurun. Jika tetap berkongsi pada periode ini, analisis memperkirakan pemasukan bisa terjadi tetapi berisiko disertai konflik tajam dengan rekan bisnis. Usaha kongsi dengan waktu balik modal panjang juga disebut berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.
Di sisi lain, analisis BaZi menyimpulkan peluang kekayaan Richard dinilai lebih kuat melalui jalur karier profesional dibandingkan membangun bisnis mandiri. Ia disarankan fokus mengembangkan kemampuan, memperdalam studi, dan meningkatkan kompetensi di industri asuransi yang saat ini ditekuninya.
Seiring bertambahnya usia, peningkatan gaji dan kelancaran karier disebut berpeluang mengikuti peningkatan kapasitas diri. Richard juga diingatkan untuk bekerja secara profesional, membiasakan memeriksa ulang dokumen atau transaksi terkait uang, serta menjaga reputasi. Bila kelak ada tawaran pekerjaan dari luar kota atau luar negeri yang menawarkan peningkatan pendapatan signifikan, peluang itu dinilai layak dipertimbangkan.
Dalam analisis tersebut, Richard disebut tidak perlu berkecil hati karena peluang menjadi kaya tetap terbuka melalui jalur karyawan, termasuk dengan menargetkan posisi manajemen puncak. Pada saat yang sama, ia disarankan menutup “keran kebocoran uang” dengan menjauhi investasi atau bisnis berisiko tinggi, tidak mudah percaya dalam urusan dana, menjaga kendali atas keuangan pribadi, serta menerapkan disiplin anggaran harian.

