BERITA TERKINI
AMAZI FKM UNAIR Gelar LEAD with AMAZI, Edukasi Gizi Olahraga untuk Atlet Muda di Sidoarjo

AMAZI FKM UNAIR Gelar LEAD with AMAZI, Edukasi Gizi Olahraga untuk Atlet Muda di Sidoarjo

Asosiasi Mahasiswa Gizi (AMAZI) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan program edukasi gizi olahraga bertajuk LEAD with AMAZI (Learn, Engage, Act, and Develop). Program ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman gizi pada atlet, khususnya atlet Sekolah Sepak Bola (SSB) di Lapangan Angkasa Pura, Gedangan, Sidoarjo.

Rangkaian kegiatan dipersiapkan selama empat bulan, dimulai dari pra-kegiatan pada Februari hingga tahap implementasi yang berlangsung pada Mei 2025. Program ini menekankan pentingnya pengaturan asupan gizi, pemilihan makanan sehat, serta pemenuhan hidrasi yang optimal guna menunjang kebugaran dan performa atlet.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan anggota AMAZI FKM UNAIR yang juga merupakan mahasiswa aktif program studi gizi sebagai pelaksana. Sementara itu, peserta kegiatan mencakup atlet, orang tua, serta pelatih dari klub Juanda FC dan Putra Surabaya FC.

Rangkaian program diawali dengan training panitia pada Jumat (9/5/2025) di Laboratorium Penyajian FKM UNAIR. Dalam pelatihan tersebut, panitia mendapatkan pembekalan antropometri, termasuk penggunaan alat ukur, teknik pengukuran tinggi dan berat badan, hingga cara menginterpretasikan hasil pengukuran.

Implementasi program kemudian dilakukan melalui tiga kegiatan edukasi. Kegiatan pertama berlangsung pada Minggu (18/5/2025) dan menyasar atlet usia 4–12 tahun. Materi yang diberikan mencakup edukasi gizi olahraga, pemilihan makanan sehat, serta pentingnya menjaga hidrasi tubuh. Penyampaian dilakukan secara interaktif melalui permainan edukatif, dan dilengkapi pengukuran antropometri untuk mengetahui status gizi atlet.

Kegiatan kedua dilaksanakan pada Jumat (23/5/2025) dengan sasaran atlet usia 13–18 tahun. Pada sesi ini, atlet memperoleh materi terkait kebutuhan gizi sebelum, selama, dan setelah latihan maupun pertandingan. Kegiatan juga disertai Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali kebiasaan makan serta tantangan yang dihadapi atlet dalam memenuhi kebutuhan gizi harian.

Adapun kegiatan ketiga digelar pada Minggu (25/5/2025) dengan melibatkan orang tua atlet dan pelatih. Kegiatan ini mencakup edukasi gizi seimbang, kuis interaktif, pembagian booklet edukasi, demonstrasi memasak menu sehat bagi atlet, serta pemberian kartu informasi status gizi anak.

Salah satu perwakilan panitia LEAD with AMAZI menyampaikan harapannya agar program ini dapat memperkuat pemahaman atlet mengenai gizi sebagai bagian dari upaya peningkatan performa. “Melalui program ini, kami berharap atlet tidak hanya berlatih secara fisik, tetapi juga memahami pentingnya pemenuhan gizi yang tepat untuk mendukung performanya,” ujarnya.

Program LEAD with AMAZI juga dikaitkan dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), yakni SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, SDG 6 tentang air bersih dan sanitasi layak, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.