BERITA TERKINI
7 Rekomendasi Street Food Malang 2025: Dari Dewandaru hingga Festival Pop-up

7 Rekomendasi Street Food Malang 2025: Dari Dewandaru hingga Festival Pop-up

Malang tidak hanya dikenal sebagai kota wisata berudara sejuk, tetapi juga sebagai tujuan favorit pencinta kuliner jalanan. Saat malam tiba, sejumlah kawasan berubah menjadi titik keramaian dengan deretan pedagang yang menawarkan makanan beragam, harga terjangkau, dan suasana santai. Kebiasaan nongkrong sambil jajan pun menjadi bagian dari gaya hidup warga, sekaligus daya tarik bagi wisatawan yang ingin merasakan atmosfer kuliner malam khas Malang.

Memasuki 2025, pilihan street food di Malang semakin berwarna. Selain lokasi-lokasi yang sudah lama ramai, muncul pula spot yang menawarkan suasana nyaman dan menu variatif. Berikut tujuh rekomendasi street food Malang yang bisa dikunjungi.

1. Jalan Dewandaru
Kawasan ini kerap ramai, terutama karena berada dekat area kampus. Sepanjang Jalan Dewandaru, pengunjung dapat menemukan beragam jajanan seperti bakso bakar, kue leker, bakso goreng, jus buah segar, serta camilan khas Malang dengan harga yang ramah di kantong. Suasana malamnya identik dengan keramaian anak muda yang berkumpul sambil menikmati makanan hangat.

2. Taman Merjosari
Taman Merjosari dikenal sebagai ruang terbuka hijau sekaligus spot street food yang populer. Di area ini tersedia pilihan seperti martabak manis, tahu bulat, seblak pedas, hingga bakso. Suasana taman yang luas dan rindang membuatnya nyaman untuk berkumpul bersama teman maupun keluarga, terutama dari sore hingga malam. UMKM di kawasan ini disebut buka setiap hari sehingga mudah diakses.

3. Taman Trunojoyo
Berlokasi dekat Stasiun Kota Malang, Taman Trunojoyo kerap menjadi tempat singgah bagi pendatang yang baru tiba dengan kereta. Pilihan kuliner yang disebut tersedia antara lain angsle hangat, ronde jahe, hingga nasi goreng yang cocok untuk malam hari. Area ini juga sering menjadi titik berkumpul ojek online, dengan suasana teduh dan ramai. UMKM di sekitarnya umumnya buka pada malam hari hingga larut.

4. Lapangan Rampal
Lapangan Rampal dikenal sebagai pusat olahraga, namun pada sore hingga malam berubah menjadi kawasan kuliner. Pengunjung dapat menemukan jajanan seperti kebab, terang bulan, hingga es pisang ijo. Banyak orang datang setelah berolahraga untuk beristirahat sambil jajan, meski tidak sedikit pula yang datang khusus untuk berburu makanan kaki lima dengan harga terjangkau.

5. Taman Krida
Taman Krida di kawasan Jalan Soekarno Hatta (Suhat) menjadi salah satu pusat street food yang ramai pada malam hari. Pengunjung dapat menjumpai jajanan seperti jasuke (jagung susu keju), tahu telur, baby crab, hingga minuman segar kekinian. Lokasinya yang strategis membuat area ini mudah dijangkau, sementara suasana ramai menjadi daya tarik bagi anak muda yang ingin nongkrong santai.

6. Alun-Alun Malang dan Pasar Klojen
Berburu street food di Malang juga kerap mengarah ke area alun-alun kota dan Pasar Klojen. Di sini tersedia pilihan seperti gorengan khas Malang, bakmi, bakso, hingga jajanan pasar tradisional. Nuansa pusat kota pada malam hari membuat kawasan ini cocok untuk mencari camilan murah setelah beraktivitas, sekaligus menjadi tujuan wisatawan yang ingin menikmati suasana Malang di malam hari.

7. Event Kuliner Pop-up 2025
Pada 2025, event kuliner pop-up disebut semakin marak digelar di pusat kota, alun-alun, hingga area kampus. Festival temporer ini menghadirkan menu seperti fusion food, kopi spesial, dan dessert kekinian, serta kerap ramai oleh anak muda yang mencari pengalaman kuliner sekaligus suasana yang menarik. Informasi jadwal biasanya dapat dipantau melalui akun media sosial komunitas atau penyelenggara acara lokal.