Bandung kerap menjadi tujuan wisata kuliner, termasuk bagi pencinta jajanan kaki lima. Selain kafe dan pusat oleh-oleh, sejumlah kawasan di Kota Kembang dikenal sebagai titik berburu street food, dari menu tradisional Sunda hingga ragam kuliner Chinese food. Berikut 10 kawasan street food di Bandung yang bisa dijadikan referensi.
1. Sudirman Street
Sudirman Street merupakan kawasan kuliner di Jalan Sudirman, Bandung. Dibuka pada November 2015, area ini menawarkan pengalaman berburu street food siang hingga malam, dengan suasana yang cenderung lebih ramai saat malam hari. Mayoritas kuliner yang tersedia disebut didominasi makanan nonhalal seperti sate dan babi panggang, meski ada pula pilihan halal. Kisaran harga makanan dan minuman di Sudirman Street Day and Night Market disebut mulai Rp5.000 hingga Rp70.000, bergantung menu yang dipilih.
2. Cibadak Culinary Night
Berlokasi di kawasan Jalan Cibadak, Astana Anyar, Cibadak Culinary Night dikenal sebagai destinasi kuliner malam yang sedang tren dan berada tidak jauh dari Sudirman Street. Kawasan ini kerap disebut sebagai Pecinan Bandung, sehingga pilihan makanan banyak didominasi hidangan nonhalal. Sejumlah tenant menawarkan menu seperti nasi campur, nasi goreng samcan, hingga pilihan unik seperti swike. Di sisi lain, tersedia pula menu halal, termasuk teppan dan steamboat Jepang halal, serta jajanan seperti batagor dan seblak. Untuk pencuci mulut, pengunjung dapat menemukan serabi, wedang ronde, es campur, hingga kue putu.
3. Kawasan Dipati Ukur
Area sekitar Jalan Dipati Ukur (DU) dikenal sebagai tempat berkumpul mahasiswa karena dekat dengan sejumlah kampus, termasuk Universitas Padjadjaran. Pilihan kulinernya pun lekat dengan selera anak muda dan harga yang relatif terjangkau. Di kawasan ini, pengunjung dapat menemukan aneka dimsum, seblak, ayam penyet, hingga bebek goreng. Beberapa tempat yang disebut antara lain Babeke Om Aris, PSY Steamboat Yakiniku, Cekeran Midun, Steak Ranjang, serta Bakmi Jowo DU 67—seluruhnya tercantum sebagai halal.
4. Pasar Cisangkuy
Mengusung konsep “one stop shop eating”, Pasar Cisangkuy menawarkan pengalaman seperti food market dengan penataan yang dibuat nyaman. Ragam pilihan tersedia, mulai camilan hingga makanan berat. Beberapa contoh yang disebut antara lain dimsum, mie kocok, gado-gado, serta jajanan Korea dan Jepang. Tidak hanya di dalam area pasar, deretan warung makan juga dapat ditemukan di sepanjang Jalan Cisangkuy.
5. Lengkong Kecil
Berada dekat Alun-Alun Bandung, Lengkong Kecil dikenal sebagai kawasan street food legendaris. Pilihan menunya beragam, dari jajanan ringan seperti roti bakar, bakso goreng, bola ubi, dan cimol, hingga menu berat seperti iga bakar dan steak. Meski berada di area terbuka, tempat ini disebut memiliki suasana menarik dengan lampu gantung bernuansa hangat dan desain tenant yang unik. Pengunjung juga dapat menikmati makanan sambil menyaksikan pertunjukan musik.
6. Gasibu dan Gedung Sate
Kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, yang berada di pusat kota dan menjadi pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, juga dikenal sebagai titik jajanan kaki lima. Di sepanjang area ini tersedia beragam pilihan seperti sate, bakso, cilok, cuanki, seblak, nasi pecel, hingga minuman.
7. Braga Culinary Night
Di dekat pusat Kota Bandung, Braga Culinary Night menjadi salah satu tujuan kuliner malam yang populer. Di sepanjang Jalan Braga, puluhan stan disusun rapi di tengah jalan. Ragam kuliner tersedia, mulai dari makanan halal hingga chinese food.
8. Gegerkalong
Gegerkalong disebut sebagai salah satu destinasi street food ekonomis, terutama karena dekat dengan kampus UPI Bandung. Di kawasan ini terdapat beragam tempat makan, kafe, dan lokasi jajan dengan pilihan menu yang luas, mulai dari hidangan Indonesia hingga variasi kuliner Korea, Jepang, dan dimsum, dengan harga yang dinilai terjangkau.
9. Paskal Food Market
Paskal Food Market berada di kawasan Paskal (Pasir Kaliki), tidak jauh dari Sudirman Street dan Cibadak. Dengan format food court yang tertata, tempat ini disebut memiliki lebih dari 50 tenant dan menyajikan lebih dari 1.100 menu. Sejumlah kuliner legendaris Bandung yang disebut tersedia antara lain Baso Tahu Wibisana, Kuotie Alkateri, Ronde Alkateri, dan Mie Rica Kejaksaan. Selain itu, ada pula tenant seperti Iga Bakar si Jangkung, Ayam Betutu Gilimanuk, dan Sate Taichan Senayan.
10. Gang Suniaraja
Meski berada di area Braga, Gang Suniaraja dikenal sebagai lokasi kuliner malam dan street food. Pilihannya antara lain mie tektek, nasi goreng, hingga pecel ayam. Salah satu yang disebut menonjol adalah Ayam Goreng Sari Manis Suniaratu (halal), yang dikenal dengan sebutan “ayam goreng hitam” karena bumbu kecap sebagai marinasi membuat warna ayam dan minyak goreng tampak gelap. Hidangan ini disebut biasa disajikan dengan kol goreng, sate jeroan, dan sambal.
Dengan banyaknya pilihan kawasan, wisatawan dapat menyesuaikan tujuan kuliner sesuai selera—baik untuk berburu jajanan tradisional, menu kekinian, maupun kuliner malam khas Bandung.

