Jakarta — Alih-alih mengawali tahun dengan tren baru dan resolusi, warganet di berbagai platform media sosial justru ramai menoleh ke belakang memasuki 2026. Dalam beberapa hari terakhir, unggahan bernuansa kilas balik membanjiri lini masa, memunculkan narasi viral bahwa 2026 adalah “2016 versi baru”.
Unggahan nostalgia itu hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari foto lama, penggunaan filter Instagram klasik, hingga video kompilasi yang menampilkan simbol-simbol populer dari era 2016. Tren ini berkembang menjadi gerakan kolektif yang melibatkan banyak pengguna.
Tagar #2016 kembali meroket, terutama di TikTok. Di platform tersebut, tagar #2016 disebut telah digunakan lebih dari 1,7 juta kali. Kontennya beragam, termasuk gaya berpakaian khas 2016 seperti skinny jeans dan choker, hingga tantangan yang sempat viral pada masanya, seperti bottle flip challenge dan mannequin challenge.
Bagi sebagian warganet, 2016 dikenang sebagai periode ketika media sosial terasa lebih “santai”, belum terlalu dipengaruhi tekanan algoritma dan belum didominasi tren serba cepat seperti sekarang. Kerinduan itu juga dikaitkan dengan persepsi bahwa tahun tersebut merupakan masa yang lebih ringan, baik secara personal maupun sosial, meski tidak dipandang sebagai periode yang sempurna.
Salah satu unggahan yang banyak dibicarakan datang dari pengguna TikTok @taybrafang, yang membagikan montase momen-momen ikonik 2016 pada malam pergantian tahun. “Satu dekade lalu malam ini,” tulisnya dalam teks video, seperti dikutip dari People pada Jumat, 16 Januari 2026. Video tersebut menampilkan potongan budaya pop 2016, mulai dari aplikasi Musical.ly, tren flower crown, hingga lagu-lagu hip-hop dan pop yang saat itu ramai di tangga lagu. Unggahan itu kemudian memicu diskusi nostalgia yang lebih luas di kolom komentar dan diikuti unggahan lanjutan dari pengguna lain.
Tren nostalgia 2016 juga terlihat kuat di ranah musik. Lagu-lagu yang populer satu dekade lalu kembali sering digunakan sebagai latar video di TikTok dan Instagram Reels. Sejumlah judul yang kembali muncul di lini masa antara lain “Panda”, “Lean On”, “Black Beatles”, “Starboy”, hingga “Love Yourself”.

