Aktor Vicky Nitinegoro kini menekuni peran baru sebagai pengusaha kuliner. Ia membuka warung makan bernama Tempong Negoro yang disebutnya terus berkembang sejak pertama beroperasi.
Di tengah perkembangan usaha tersebut, Vicky mengaku tak lepas dari kritik pelanggan. Ia mengatakan keluhan yang diterimanya beragam, mulai dari porsi lauk yang dinilai terlalu sedikit hingga tudingan bahwa warungnya menyajikan makanan sisa.
Vicky menuturkan, ia tidak langsung terpancing emosi ketika mendengar komplain. Ia memilih memeriksa lebih dulu situasi yang melatarbelakangi keluhan tersebut. Dari penelusurannya, pelanggan yang memprotes itu ternyata datang pada malam hari menjelang waktu penutupan, ketika warung sudah memasuki jam terakhir pemesanan.
Menurut Vicky, kondisi warung yang ramai membuat beberapa menu wajar habis pada jam-jam tersebut. Ia pun menanggapi keluhan itu dengan candaan, sembari menegaskan bahwa pelanggan datang pada waktu yang sudah mendekati akhir operasional sehingga pilihan menu tidak selengkap pada jam ramai sebelumnya.
Vicky juga menekankan bahwa Tempong Negoro mengusung konsep makanan rakyat dengan harga terjangkau. Ia menyebut ingin menyediakan makanan enak dengan harga murah, sekaligus menyindir anggapan yang mengharapkan kualitas premium dengan harga rendah.

