BERITA TERKINI
UNICEF Tekankan Peran Guru Kenalkan Gizi Seimbang dan Pangan Lokal di Sekolah

UNICEF Tekankan Peran Guru Kenalkan Gizi Seimbang dan Pangan Lokal di Sekolah

Edukasi gizi di sekolah dinilai penting untuk membentuk kebiasaan makan sehat sejak usia dini. Selain mendapatkan makanan bergizi, anak-anak juga perlu memahami manfaat makanan bagi pertumbuhan, kesehatan, dan kemampuan mereka mengikuti pembelajaran.

Hal tersebut disampaikan Nutrition Officer UNICEF, Hai Ragalawa, saat mewakili Kepala Kantor Perwakilan UNICEF NTT dalam Pelatihan Panduan Teknis Penyelenggaraan Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Edukasi Gizi di Satuan Pendidikan Kabupaten Kupang Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, di Hotel Neo Eltari, Kupang, Selasa, 20 Oktober 2026.

Hai Ragalawa menekankan peran guru PAUD dan SD dalam memperkenalkan kebiasaan makan sehat kepada peserta didik. Menurutnya, guru juga dapat membantu anak mengenali beragam bahan pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai bagian dari edukasi gizi.

“Edukasi gizi perlu diberikan kepada anak-anak sejak dini agar mereka mengenal makanan sehat dan memahami pentingnya gizi bagi pertumbuhan. Peran guru sangat penting untuk membangun kebiasaan tersebut di lingkungan sekolah,” kata Hai Ragalawa.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti peserta dari 25 PAUD dan 19 SD sasaran. Materi yang diberikan mencakup tata kelola MBG, keamanan pangan, higiene dan sanitasi, pemantauan pertumbuhan anak, pelaporan digital, serta edukasi gizi seimbang.

Mateldius Sanam mengatakan pemenuhan gizi anak merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menegaskan program MBG perlu disertai edukasi yang membantu peserta didik memahami pentingnya pola makan sehat dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, sekolah diharapkan mengintegrasikan pendidikan gizi dalam pembelajaran serta memantau pertumbuhan anak secara berkala. Upaya ini dinilai penting mengingat prevalensi stunting di Kabupaten Kupang pada 2024 tercatat mencapai 39,5 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia.

Melalui kerja sama pemerintah daerah, UNICEF, dan instansi pendidikan terkait, edukasi gizi diharapkan semakin kuat di satuan pendidikan. Dengan mengenalkan pola makan sehat dan pemanfaatan pangan lokal, anak-anak diharapkan tumbuh lebih sehat serta memiliki kesiapan belajar yang lebih baik.