Cabai dikenal sebagai tanaman sayur dengan rasa pedas dan banyak dibudidayakan, baik oleh pekebun rumahan maupun petani. Selain relatif mudah ditanam dan perawatannya minim, cabai juga kerap dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak sehingga dapat membantu menghemat pengeluaran saat panen.
Namun, hasil panen tidak selalu sesuai harapan. Salah satu keluhan yang kerap muncul adalah cabai yang rasanya kurang pedas. Padahal, cabai sering digunakan dalam berbagai hidangan untuk memberi sensasi pedas sekaligus warna merah yang menggugah selera.
Untuk meningkatkan tingkat kepedasan, selain memilih varietas yang dikenal lebih pedas, tanaman perlu mendapatkan nutrisi yang cukup dan buah dipetik saat sudah matang agar rasa pedasnya berkembang. Berikut tiga cara yang dapat dilakukan untuk membantu menghasilkan cabai dengan rasa lebih pedas.
1. Membuat tanaman cabai “stres” dengan mengurangi air
Salah satu cara yang disebut dapat meningkatkan rasa pedas adalah membuat tanaman cabai mengalami sedikit stres, terutama dengan mengurangi penyiraman. Tanaman dibiarkan dalam kondisi lebih kering, tetapi tidak sampai mati.
Stres air dapat membuat tanaman tampak layu. Sebagian orang bahkan sengaja membiarkan tanaman mulai layu sebelum disiram kembali untuk meningkatkan tingkat stres.
2. Panen sebelum penyiraman atau hujan
Waktu panen juga dinilai berpengaruh. Cabai disarankan dipanen sebelum tanaman disiram atau sebelum hujan turun. Air yang masuk ke buah dapat mengencerkan rasa dan sensasi panasnya.
Sebagai perbandingan, cabai dapat dipetik sebelum disiram dan beberapa jam setelah penyiraman untuk merasakan perbedaannya.
3. Memastikan nutrisi tanaman tercukupi
Cabai membutuhkan nutrisi yang memadai untuk tumbuh dan mematangkan buah. Pemenuhan nutrisi ini disebut dapat membantu menghasilkan cabai yang lebih pedas.
Pupuk serbaguna yang seimbang, termasuk unsur hara mikro seperti belerang, dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Sementara untuk meningkatkan produksi buah, dapat dipertimbangkan penggunaan pupuk NPK dengan kandungan nitrogen lebih rendah serta fosfor dan kalium yang lebih tinggi.