BERITA TERKINI
Survei Jakpat: Dimsum-Siomay Jadi Street Food Favorit Publik Indonesia 2025

Survei Jakpat: Dimsum-Siomay Jadi Street Food Favorit Publik Indonesia 2025

Jajanan kaki lima masih menjadi pilihan banyak orang di Indonesia, baik untuk menemani waktu senggang, sela jam kerja, maupun saat berburu makanan di malam hari. Survei Consumer Insight: Local Food & Beverage Market 2025 dari Jakpat memotret lima street food yang paling digemari masyarakat tahun ini, sekaligus menunjukkan adanya perbedaan selera antara responden laki-laki dan perempuan.

Berdasarkan survei terhadap 769 responden yang dilakukan pada 2–7 September 2025, dimsum dan siomay menempati posisi teratas. Sebanyak 40% responden laki-laki dan 64% responden perempuan memilih dua menu ini sebagai favorit. Dimsum dan siomay dinilai mudah diterima berbagai kalangan, serta kini semakin mudah ditemukan, mulai dari pedagang keliling hingga masuk ke daftar menu kafe di kota-kota besar.

Di peringkat kedua, seblak dan cilok juga mencatat tingkat kesukaan tinggi. Jajanan asal Bandung ini dipilih oleh 39% responden laki-laki dan 63% responden perempuan. Cita rasa pedas serta tekstur kenyal disebut menjadi daya tarik utama, terutama bagi penggemar makanan berkuah.

Martabak berada di urutan ketiga dengan 39% responden laki-laki dan 41% responden perempuan menyebutnya sebagai pilihan favorit. Baik martabak manis maupun martabak telur, menu ini tetap menjadi andalan, terutama untuk dinikmati pada malam hari.

Dua kategori lain yang melengkapi lima besar adalah kebab dan street food Asia seperti takoyaki atau odeng. Kebab dipilih oleh 18% responden laki-laki dan 22% responden perempuan, sementara street food Asia dipilih 18% responden laki-laki dan 21% responden perempuan. Hasil ini menunjukkan selera masyarakat yang kian beragam dan semakin terbuka terhadap ragam cita rasa.

Secara umum, temuan survei tersebut menegaskan bahwa street food masih memiliki tempat kuat di keseharian masyarakat. Faktor harga yang relatif terjangkau, mudah ditemukan, serta sesuai dengan selera menjadi alasan jajanan kaki lima tetap diminati.