BERITA TERKINI
Siswa di Pinrang Temukan Dugaan Puding Basi pada Menu MBG, SPPG Janji Ganti di Distribusi Berikutnya

Siswa di Pinrang Temukan Dugaan Puding Basi pada Menu MBG, SPPG Janji Ganti di Distribusi Berikutnya

Sejumlah siswa di Kabupaten Pinrang menemukan dugaan puding basi dalam menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Selasa, 10 Maret. Menu ramadan MBG tersebut didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sawitto Macorawalie 04 Pinrang.

Salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya mengatakan puding dalam paket makanan itu mengeluarkan bau menyengat. Menurutnya, menu yang diterima terdiri dari pir, kurma, susu, puding, dan brownies. Ia menyebut jumlah puding yang diduga bermasalah cukup banyak, meski tidak semuanya.

“(Menunya) pir, kurma, susu, puding sama brownis. Pudingnya kayaknya basi. Lumayan banyak. Ada yang basi, ada juga tidak,” ujarnya.

Siswa SMK Negeri 2 Pinrang itu menambahkan, beberapa siswa yang tidak menjalankan ibadah puasa mencoba puding tersebut untuk memastikan kondisinya. “Ada teman ku yang tidak puasa karena halangan. Jadi na-coba, basi na-bilang,” katanya.

Ia juga menyebut tekstur puding sudah berlendir. “Menyengat baunya. Berlendir-mi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Sawitto Macorawalie 04 Pinrang, Mahmud, mengatakan pihaknya telah menerima konfirmasi dari sekolah terkait temuan tersebut. Ia meminta puding tidak dikonsumsi dan menyampaikan akan menggantinya pada distribusi berikutnya.

“Tadi ada konfirmasi dari pihak sekolah tentang pudingnya, terus saya sampaikan untuk pudingnya tidak usah di konsumsi dulu karena akan kami gantikan nanti di pendistribusian selanjutnya,” jelas Mahmud.

Mahmud menyebut puding itu merupakan produksi dapur SPPG, yakni puding labu kuning. Ia mengaku baru menerima laporan dari pihak sekolah dan meminta data jumlah puding yang bermasalah agar penggantinya dapat disiapkan.

“Saya cuma dapat laporan dari pihak sekolah, katanya ada beberapa puding yang bermasalah terus saya minta jumlahnya berapa supaya saya siapkan penggantinya,” tambahnya.