Seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan yang terus meningkat, kebutuhan akan onderdil mobil juga kian bertambah. Salah satu sentra penjualan onderdil yang baru dibuka terdapat di Pasar Segar Cinere, Depok. Sentra ini secara resmi mulai beroperasi pada September tahun lalu, meskipun sebagian besar toko sudah membuka gerainya beberapa bulan sebelumnya.
Lokasi sentra onderdil dan variasi mobil ini cukup strategis, berada sekitar 1 kilometer dari Mal Cinere ke arah Limo, Depok. Pengunjung yang datang dari arah Mal Cinere dapat melewati Perempatan Gandul, Cinere, kemudian belok kiri untuk sampai ke lokasi. Untuk kemudahan pengunjung, area ini menyediakan tempat parkir yang cukup luas di depan sentra onderdil.
Di dalam sentra ini terdapat belasan toko yang menawarkan berbagai macam onderdil dan aksesoris kendaraan, mulai dari busi, oli, kampas rem, selang bensin, velg, hingga lampu kendaraan. Onderdil yang tersedia mencakup produk dari hampir semua merek mobil populer seperti Toyota, Kia, Hyundai, Timor, Ford, dan Nissan.
Beberapa toko juga melengkapi layanan dengan menyediakan mekanik yang dapat membantu memasang onderdil yang dibeli secara langsung di tempat. Selain itu, sentra ini juga menyediakan layanan salon mobil, meskipun sebagian besar salon belum beroperasi penuh karena jumlah pengunjung yang masih terbatas.
Sentra onderdil ini menempati sebuah gedung dua lantai. Di lantai pertama terdapat sekitar 100 kios dengan ukuran masing-masing 2x2 meter, namun baru sekitar 45% dari kios tersebut yang sudah beroperasi. Sementara itu, di lantai dua terdapat 10 toko, dengan tingkat operasional sekitar 20%.
Beberapa pedagang mengakui bahwa pengunjung sentra ini masih relatif sedikit, baik pada hari kerja maupun akhir pekan. Sebagian besar toko yang beroperasi merupakan cabang dari toko onderdil yang sudah memiliki jaringan kuat di lokasi lain.
Mayoritas toko mulai beroperasi sejak awal tahun 2013 dan berharap sentra ini dapat menjadi pusat onderdil yang ramai dikunjungi di masa mendatang. Namun, karena sentra ini masih belum dikenal luas jika dibandingkan dengan sentra onderdil di Jakarta, omzet yang diperoleh masih belum optimal. Biaya sewa kios yang mencapai Rp 11 juta per tahun juga menjadi pertimbangan para pedagang.
Rata-rata omzet bulanan para pedagang saat ini masih tergolong kecil. Salah satu pemilik toko mengungkapkan omzet sekitar Rp 20 juta per bulan, sedangkan pemilik toko lain mencatat omzet maksimal sekitar Rp 10 juta setiap bulan. Para pedagang berharap omzet akan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pengunjung di sentra ini.