BERITA TERKINI
PKL Variasi dan Aksesori Mobil Kembali Marak di Jalan Kedungdoro, Warga Minta Penertiban Rutin

PKL Variasi dan Aksesori Mobil Kembali Marak di Jalan Kedungdoro, Warga Minta Penertiban Rutin

Surabaya – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang menawarkan jasa variasi dan aksesori mobil kembali marak di tepi Jalan Kedungdoro, Surabaya. Pada Rabu (24/10/2018), deretan mobil boks modifikasi terlihat membuka lapak sepanjang jalan tersebut, menyediakan berbagai layanan pemasangan aksesori untuk berbagai merek dan tipe kendaraan.

Para PKL mulai beroperasi sejak pagi hingga sore hari, melayani pemasangan aksesori langsung di lokasi. Selain membuka lapak di dalam mobil boks mereka, beberapa pedagang juga aktif menarik perhatian pengguna jalan dengan melambaikan tangan untuk menawarkan jasa mereka. Pelanggan yang melintas berpeluang didekati dan diberikan tawaran pemasangan aksesori mobil secara langsung.

Pantauan di lokasi menunjukkan adanya belasan PKL yang berjualan di sisi barat Jalan Kedungdoro. Di sisi timur jalan pun terdapat deretan PKL serupa, yang menyediakan layanan mulai dari pemasangan kaca film hingga lampu dan komponen mobil lainnya.

Salah satu pedagang, Udin, mengungkapkan bahwa tingkat keramaian lapak bervariasi. "Kadang ramai kadang sepi. Kalau ada pengunjung yang mau dipasangkan kaca, ya saya pasang di tepi jalan begini. Kan sama dengan parkir," ujarnya.

Para pemilik kendaraan yang menggunakan jasa PKL tersebut dapat menunggu proses pemasangan aksesori secara langsung di tempat. Pelayanan yang lengkap dan harga yang terjangkau menjadi alasan utama banyak pengendara memilih jasa PKL dibandingkan bengkel variasi konvensional.

Kondisi ini menarik perhatian sejumlah warga. Mazlan Mansur, salah satu warga Surabaya, mengaku terkejut dengan keberadaan PKL yang mampu menyediakan berbagai onderdil dan aksesori mobil, termasuk produk-produk premium seperti kaca film V-Kool yang dikenal mahal.

"Kaget sampai sekelas kaca film V Kool yang mahal, di PKL Kedungdoro mampu menyediakan. Ini yang bikin saya tidak percaya," kata Mazlan.

Keberadaan PKL ini telah berlangsung bertahun-tahun dengan pola kerja yang sama, yakni berderet di tepi jalan dan melayani pemasangan secara langsung. Mereka juga beroperasi persis di depan toko onderdil kendaraan yang telah lama berdiri di kawasan tersebut.

Anehnya, pemilik toko onderdil tampak tidak merasa terganggu dengan aktivitas PKL ini. Warga tersebut menyebutkan bahwa pemilik toko justru tidak mengeluhkan keberadaan para pedagang kaki lima tersebut.

"Kalau pemilik toko onderdil mobil itu terganggu pasti melapor. Selama ini para pemilik toko malah enjoy-enjoy saja. Apakah PKL dan toko kerja sama, saya tidak tahu," ujar Mazlan.

Namun demikian, keberadaan PKL di tepi Jalan Kedungdoro dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas, terutama pada siang hari saat banyak pengunjung yang mencari komponen mobil di kawasan tersebut. Kepadatan pengunjung dan aktivitas pemasangan aksesori secara bersamaan menyebabkan kemacetan, khususnya di jalur dari arah selatan menuju utara.

Selain banyaknya PKL yang memenuhi tepi jalan, kemacetan juga diperparah dengan aktivitas keluar masuk kendaraan yang parkir di depan ruko-ruko di kawasan Kedungdoro.

Kawasan Kedungdoro sendiri memang dikenal sebagai pusat onderdil mobil di Surabaya. Berbagai merek, tipe, dan tahun kendaraan dapat dengan mudah menemukan komponen yang dibutuhkan di sini, sehingga kawasan ini menjadi pilihan utama bagi pemilik kendaraan yang memerlukan onderdil dan aksesori.