BERITA TERKINI
Runchise Tawarkan Sistem Operasional Terintegrasi untuk Efisiensi Bisnis Kuliner

Runchise Tawarkan Sistem Operasional Terintegrasi untuk Efisiensi Bisnis Kuliner

Bandung — Pertumbuhan industri kuliner di Indonesia mendorong pelaku usaha menghadapi tantangan pengelolaan operasional yang semakin kompleks. Mulai dari pengaturan stok bahan baku, pencatatan transaksi, hingga pemesanan online, setiap proses kini menuntut sistem yang saling terhubung dan akurat agar efisiensi tetap terjaga.

Runchise hadir sebagai sistem operasional terintegrasi yang dirancang khusus untuk bisnis kuliner, terutama di level enterprise. Diperkenalkan pada 2022, Runchise disebut telah digunakan oleh lebih dari 2.000 brand dan 6.000 outlet di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Bali.

CEO Runchise Daniel Witono mengatakan, perusahaan berupaya menyediakan solusi menyeluruh bagi pelaku bisnis kuliner. “Kami hadir untuk menyediakan solusi lengkap bagi pelaku bisnis kuliner. Sistem ini tidak hanya mempermudah pemilik bisnis, tapi juga meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelanggan,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (15/10/2025). Ia menambahkan, manajemen operasional yang terintegrasi diyakini dapat membantu efektivitas pebisnis kuliner dalam mengembangkan usaha.

Dalam pengelolaan bisnis, Runchise menawarkan sejumlah fitur utama, termasuk Supply Chain Management untuk mengatur distribusi bahan baku antar-outlet, memantau stok secara real-time, serta memberikan fleksibilitas akses data perusahaan. Selain itu, tersedia Point of Sales (POS) yang ditujukan untuk mendukung transaksi yang cepat dan praktis, sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan di restoran.

Sistem ini juga terintegrasi dengan berbagai platform online food delivery, sehingga pengelolaan menu, promo, dan pesanan dapat terhubung otomatis dengan laporan penjualan. Fitur lain yang disebut semakin banyak digunakan antara lain QR Dine-In yang memungkinkan pelanggan memesan dari meja, serta online ordering yang memungkinkan restoran menerima pesanan langsung tanpa bergantung pada platform pihak ketiga. “Dengan teknologi yang kami kembangkan, bisnis kuliner dapat memangkas waktu operasional dan mengurangi potensi kesalahan, baik dalam dapur maupun sistem kasir,” kata Daniel.

Selain fitur utama, Runchise menyediakan sistem pendukung untuk meningkatkan produktivitas, seperti Kitchen Display System (KDS) dan Self-Service Kiosk yang ditujukan mempercepat proses pemesanan di outlet dengan volume pelanggan tinggi. Ada pula Table Management dan Multi-Station Ordering untuk membantu restoran besar mengelola meja serta pesanan dari beberapa stasiun dapur sekaligus.

Untuk mendukung pengambilan keputusan, Runchise melengkapi layanannya dengan laporan komprehensif serta prediksi penjualan harian berbasis machine learning. Data tersebut disebut dapat membantu pemilik bisnis mendeteksi potensi kecurangan, menjaga konsistensi bahan baku, dan mengendalikan biaya operasional. “Kami memahami berbagai tantangan yang dihadapi pelaku bisnis kuliner, mulai dari pengelolaan stok hingga pencatatan transaksi,” ujar Daniel. “Runchise hadir untuk memastikan setiap aspek usaha terhubung dan berjalan optimal.”

Di lapangan, salah satu pengguna yang disampaikan dalam siaran pers adalah Kafe Betawi. Manajemen Kafe Betawi menyebut penggunaan Runchise membuat operasional outlet menjadi lebih mudah dan sistematis. “Pergerakan stok dan ringkasan penjualan kini terasa lebih informatif dan akurat. Secara keseluruhan, Runchise membantu kami menjaga efisiensi harian,” ungkap manajemen Kafe Betawi.

Di tengah persaingan yang kian cepat, digitalisasi operasional menjadi kebutuhan bagi banyak pelaku usaha kuliner untuk menjaga relevansi dan efisiensi. Runchise menempatkan sistem terintegrasi sebagai pendekatan untuk menjawab kebutuhan tersebut.