BERITA TERKINI
Runchise Hadirkan Sistem Terintegrasi untuk Permudah Operasional Usaha Kuliner

Runchise Hadirkan Sistem Terintegrasi untuk Permudah Operasional Usaha Kuliner

Runchise menghadirkan sistem operasional terintegrasi yang ditujukan untuk mempermudah pengelolaan bisnis kuliner di Indonesia. Sejak hadir pada 2022, layanan ini disebut telah digunakan oleh lebih dari 2.000 merek dengan total 6.000 outlet yang tersebar di berbagai wilayah.

Chief Executive Officer (CEO) Runchise Daniel Witono mengatakan sistem tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional. “Kami hadir untuk menyediakan solusi lengkap yang dapat membantu efektivitas sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Runchise menawarkan sejumlah fitur, antara lain Supply Chain Management, Point of Sales (POS), serta integrasi dengan layanan pesan antar daring. Melalui fitur tersebut, pelaku usaha dapat mengelola stok bahan baku, distribusi antar-outlet, dan pencatatan transaksi dengan lebih akurat.

Selain itu, terdapat fitur Online Ordering yang memungkinkan bisnis menerima pesanan langsung dari pelanggan melalui platform dengan identitas merek mereka sendiri. Runchise juga menyediakan QR Dine-In untuk pemesanan melalui pemindaian kode QR di meja.

Untuk mendukung efisiensi operasional dapur, Runchise menghadirkan Kitchen Display System yang menggantikan pencatatan manual berbasis kertas, serta Self Service Kiosk yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan secara mandiri.

Fitur lain yang disediakan mencakup Table Management untuk mengatur rotasi meja, Multi-Station Ordering untuk mempercepat pelayanan, serta sistem keanggotaan (membership) guna membangun loyalitas pelanggan.

Runchise juga melengkapi layanannya dengan laporan komprehensif yang ditujukan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis, mendeteksi potensi kecurangan, dan mengendalikan biaya operasional. Perusahaan menyebut teknologi machine learning pada sistemnya dapat memberikan prediksi penjualan harian di setiap outlet.

“Kami memahami tantangan yang dihadapi pelaku bisnis kuliner mulai dari stok hingga pencatatan transaksi. Melalui sistem ini setiap aspek usaha dapat terhubung dan berjalan lebih optimal,” kata Daniel.

Salah satu pengguna layanan, Kafe Betawi, menyampaikan pengalaman positif setelah menerapkan sistem tersebut. Pihak Kafe Betawi menilai operasional outlet menjadi lebih mudah dan ringkas, ringkasan penjualan lebih akurat, serta pelaporan administrasi lebih sistematis.