Puluhan anak muda di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengikuti pelatihan strategi membangun bisnis digital yang kreatif, produktif, dan berkelanjutan melalui program Generasi Muda Melek Teknologi (Gen Matic) dari Kementerian Ekonomi Kreatif.
Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pelaku kreatif di daerah, sekaligus mendorong generasi muda memahami teknologi dan mengaplikasikannya secara produktif agar dapat menjadi sumber ekonomi.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi pelaksanaan program Gen Matic yang memilih Banyuwangi sebagai lokasi kegiatan. Ia berharap pelatihan tersebut dapat melengkapi program peningkatan kapasitas yang telah berjalan dan memperkuat ekonomi digital di daerah.
Ipuk juga menyampaikan bahwa Banyuwangi rutin menggelar program inkubasi bisnis bagi anak muda untuk mendorong tumbuhnya wirausahawan muda. Program tersebut antara lain Jagoan Banyuwangi untuk sektor pertanian melalui Jagoan Tani, sektor digital melalui Jagoan Digital, serta sektor usaha lainnya melalui Jagoan Bisnis.
Pelatihan strategi bisnis digital ini diikuti 56 peserta dari Banyuwangi dan sejumlah daerah di sekitarnya. Peserta merupakan pelaku ekonomi kreatif, seperti konten kreator dan pelaku UMKM, yang telah melalui proses seleksi.
Rangkaian pelatihan dimulai dengan kelas daring selama tiga minggu, dilanjutkan pertemuan luring. Setelah itu, peserta tetap mendapatkan pendampingan dan pemantauan hingga dinyatakan berhasil menjalankan bisnis digital. Pendampingan disebut berlangsung selama dua bulan, dilakukan secara menyeluruh mulai dari peserta yang belum memiliki produk hingga memperoleh omzet.
Dalam pelaksanaannya, Kementerian Ekonomi Kreatif menggandeng Sekolah Bisnis Online (SBO) sebagai fasilitator. Materi yang diberikan mencakup strategi pemasaran, riset produk, serta pemanfaatan teknologi untuk mempermudah pekerjaan.

