BERITA TERKINI
Psikolog Bagikan Cara Mengurangi Kesepian dan Stres Saat Merantau

Psikolog Bagikan Cara Mengurangi Kesepian dan Stres Saat Merantau

Hidup di lingkungan baru yang serba asing dapat menimbulkan tekanan tersendiri bagi para perantau. Dalam situasi tersebut, rasa terisolasi dan beban mental disebut sebagai hal yang wajar dialami.

Psikolog Klinis, Praktisi, dan Edukator isu kesehatan mental Dra. Tika Bisono, MPsiT., Psikolog, menjelaskan ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk membantu perantau mengurangi rasa kesepian dan stres saat menjalani kehidupan di tempat baru.

1. Bangun koneksi sosial di lingkungan baru

Menurut Tika, langkah awal untuk mengurangi rasa sepi adalah menjalin hubungan sosial dengan orang lain. Ia menyarankan perantau untuk bergabung dengan komunitas diaspora, kelompok minat, atau organisasi lokal agar dapat membangun dukungan sosial yang kuat.

Ia menekankan bahwa manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial. Dengan berinteraksi dan memiliki teman untuk berbagi pengalaman, seseorang dapat merasa lebih diterima di lingkungan barunya. Komunitas yang memiliki kesamaan latar belakang budaya atau hobi juga dinilai bisa menjadi ruang untuk saling memahami dan mendukung, terutama saat rasa rindu rumah muncul.

2. Jangan ragu mencari bantuan profesional

Tika mengingatkan, stres dan kesepian yang berlangsung berkepanjangan sebaiknya tidak diabaikan. Jika emosi terasa semakin berat atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, perantau disarankan mencari pertolongan profesional.

Ia menyebut dukungan dari psikolog atau terapis yang berpengalaman menangani masalah diaspora dapat membantu seseorang memproses emosi dan mengatasi trauma. Konseling juga dapat menjadi ruang aman untuk bercerita tanpa penilaian, sekaligus membantu menemukan strategi menghadapi tekanan psikologis yang muncul selama tinggal di tempat baru.