BERITA TERKINI
Panduan Mobil Bekas Rp40–60 Juta untuk 2026: Pilihan City Car Irit dan Tangguh untuk Mobilitas Harian

Panduan Mobil Bekas Rp40–60 Juta untuk 2026: Pilihan City Car Irit dan Tangguh untuk Mobilitas Harian

JAKARTA – Memasuki 2026, tekanan ekonomi dan padatnya lalu lintas perkotaan membuat pasar mobil bekas kembali dilirik, terutama oleh pekerja kantoran. Dengan anggaran sekitar Rp40–60 juta, konsumen masih memiliki opsi city car yang dinilai tangguh dan relatif irit, asalkan cermat memeriksa kondisi kendaraan serta memperhitungkan biaya perawatan.

Di rentang harga tersebut, tersedia beragam karakter mobil—mulai dari mesin Jepang yang dikenal bandel, city car Korea dengan kenyamanan kabin, hingga pilihan yang menawarkan rasa berkendara ala Eropa. Namun, karena rata-rata usia kendaraan sudah di atas 10 tahun, calon pembeli perlu mewaspadai penyakit khas tiap model dan memastikan ketersediaan suku cadang.

Berikut sejumlah city car bekas di kisaran Rp50 jutaan yang disebut masih layak untuk penggunaan harian di kota pada 2026.

Daihatsu Sirion generasi pertama (M300)

Sirion M300 menjadi salah satu kandidat yang kerap direkomendasikan. Model ini berstatus CBU dari Malaysia dan memiliki basis yang sama dengan Toyota Paso di Jepang. Keunggulan utamanya ada pada mesin K3-VE 1.300 cc VVTi, yang disebut sama dengan mesin Toyota Avanza generasi lama.

Dari sisi biaya tahunan, pajak kendaraan pada 2026 disebut berada di kisaran Rp1,4–Rp1,7 juta. Konsumsi bahan bakar juga dinilai efisien, dengan klaim bisa mencapai 17 km/liter untuk perjalanan luar kota. Catatan yang perlu diperhatikan adalah potensi bunyi pada rack steer, meski ketersediaan suku cadang disebut melimpah sehingga biaya perbaikan masih terjangkau.

Hyundai Getz 1.3L

Hyundai Getz ditujukan bagi pencari city car yang mengutamakan kenyamanan dan sasis yang solid. Model ini dikenal memiliki bodi yang tebal serta suspensi yang lebih matang dibanding Sirion. Sasisnya disebut dikembangkan dengan bantuan engineering dari Lotus, sehingga stabil saat melaju di jalan tol.

Mesin 1.300 cc-nya disebut memiliki karakter “dingin” dan jarang mengalami overheat. Konsumsi bahan bakarnya dinilai sedikit lebih boros dibanding Sirion, tetapi kabin dan ruang kaki yang lebih lega menjadi nilai tambah. Pemilik perlu memperhatikan penggantian timing belt secara rutin untuk mencegah kerusakan mesin.

Chevrolet Spark 2011

Bagi yang mengincar tahun produksi lebih muda, Chevrolet Spark 2011 disebut sebagai opsi menarik. Desainnya digambarkan agresif, dengan panel instrumen digital yang tampil futuristik. Meski bermesin 1.000 cc, Spark menggunakan konfigurasi 4 silinder DOHC yang disebut lebih halus getarannya dibanding mesin 3 silinder.

Adapun kekurangannya, harga suku cadang bodi dinilai relatif mahal dan jaringan bengkel disebut terbatas setelah Chevrolet tidak lagi beroperasi di Indonesia.

Kia Rio Pride

Kia Rio Pride disebut kerap terlupakan, padahal menawarkan kapasitas mesin paling besar dalam daftar ini, yakni 1.400 cc DOHC. Tenaganya disebut mencapai 94 PS, sehingga dinilai mumpuni untuk menanjak atau menyalip di jalan tol. Kabinnya juga disebut menjadi yang terluas di kelasnya, cocok bagi keluarga kecil yang membutuhkan ruang bahu lebih lega.