KUALA PEMBUANG — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, mulai mengancam kesehatan anak-anak sekolah. Di tengah kualitas udara yang kurang bersahabat, para siswa tetap berangkat ke sekolah dan mengikuti pelajaran.
Merespons kondisi tersebut, PT Mega Ika Khansa (MIK), anak perusahaan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP), menyalurkan asupan gizi tambahan sekaligus membagikan masker kepada siswa di sekolah-sekolah sekitar wilayah operasionalnya. Bantuan itu disalurkan melalui program SEHATI (Susu Sehat Bernutrisi).
Program SEHATI merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan TAP untuk Negeri yang disebut sebagai kontribusi perusahaan pada sektor sosial, ekonomi, lingkungan, dan bangsa. Secara khusus, SEHATI ditujukan untuk mendukung kecukupan nutrisi anak usia sekolah agar tumbuh kembang lebih optimal, memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat, serta lebih berenergi saat belajar.
Pada tahap ini, program SEHATI menjangkau anak-anak di tiga desa di sekitar wilayah operasional PT MIK, yakni Desa Telaga Pulang, Desa Tanjung Rangas, dan Desa Sembuluh II. Selain untuk membantu menjaga daya tahan tubuh dari paparan asap, pemberian nutrisi juga disebut sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting di daerah tersebut.
Kepala Sekolah SDN 2 Telaga Pulang, Dardi, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai tambahan asupan gizi dibutuhkan anak-anak untuk menjaga stamina belajar di tengah kondisi lingkungan yang menantang.
“Keceriaan terpancar dari wajah siswa-siswi saat menerima pembagian susu. Tambahan nutrisi ini memberikan energi baik bagi anak-anak didik kami agar lebih bersemangat belajar,” ujar Dardi.
Selain pemberian susu bernutrisi, PT MIK juga membagikan masker secara gratis sebagai respons atas ancaman paparan kabut asap.
General Manager PT MIK, Japatar Banjarnahor, mengatakan kondisi kabut asap menjadi perhatian serius, terutama terkait dampak kesehatan bagi anak-anak sekolah. Ia menyebut program SEHATI telah berjalan sejak 2025 dan diarahkan untuk membantu pemenuhan gizi tambahan bagi anak-anak.
“Di kondisi sekarang, masker juga kami bagikan agar mereka tetap nyaman belajar di sekolah. Ini adalah wujud komitmen dan aksi nyata TAP untuk Negeri untuk hadir bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional kami,” kata Japatar.
Melalui keberlanjutan program TAP untuk Negeri, PT MIK menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat, baik untuk pemenuhan gizi jangka panjang maupun bantuan darurat sesuai kondisi di lapangan.