BERITA TERKINI
Poltekkes Kemenkes Kaltim Periksa Status Gizi 53 Balita di Handil Bakti Samarinda

Poltekkes Kemenkes Kaltim Periksa Status Gizi 53 Balita di Handil Bakti Samarinda

Poltekkes Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur melalui Jurusan Gizi menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemeriksaan status gizi balita dan edukasi bagi orang tua. Kegiatan berlangsung di RT 26, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Jumat (17/7).

Program bertajuk “Pengukuran status gizi balita dan pemberian edukasi gizi sebagai upaya pencegahan masalah gizi” ini dilakukan sebagai langkah promotif dan preventif untuk mendorong keluarga lebih peduli memantau tumbuh kembang anak sejak dini. Tim pelaksana juga berupaya mendekatkan akses layanan dan pemahaman mengenai gizi seimbang langsung ke lingkungan permukiman warga.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Kaltim, Sepsina Reski, menekankan pentingnya pemeriksaan antropometri secara rutin, baik di posyandu maupun fasilitas kesehatan, sebagai kunci mendeteksi potensi gangguan gizi lebih awal.

“Pemantauan status gizi secara rutin merupakan langkah penting untuk mengetahui kondisi pertumbuhan balita sejak dini. Hasil pengukuran perlu menjadi perhatian bersama agar orang tua dapat memahami kondisi anak dan mengambil langkah yang sesuai. Melalui edukasi ini, kami berharap para ibu semakin memahami pentingnya memberikan makanan yang tepat sesuai usia anak serta melakukan pemantauan pertumbuhan secara berkala,” ujar Sepsina.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 53 balita di RT 26 Kelurahan Handil Bakti menjalani pengukuran antropometri yang mencakup penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi atau panjang badan. Penilaian tersebut digunakan sebagai data dasar untuk memetakan kondisi kesehatan fisik anak-anak di lingkungan setempat.

Dari hasil pemeriksaan, tim mencatat 46 balita berada dalam kategori status gizi baik. Sementara itu, tujuh balita masuk dalam kategori status gizi kurang dan gizi lebih, sehingga dinilai memerlukan pendampingan serta perhatian khusus dalam pola pengasuhan harian.