KEBUMEN — Podcast bertajuk Suara Demokrasi resmi diluncurkan pada Jumat, 15 Mei 2026. Program ini hadir sebagai wadah diskusi publik yang membahas beragam topik, mulai dari isu demokrasi, kebijakan publik, dan suara masyarakat, hingga berbagai perbincangan yang sedang ramai atau viral.
Podcast ini mengusung semangat “Siap Dengarkan, Siap Berpikir, Siap Berubah” serta prinsip “Suara Kita, Demokrasi Kita”. Program tersebut diproyeksikan menjadi jembatan informasi yang mendalam sekaligus relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Executive Producer Rudi M. Maulana, A. Md., T. mengatakan, salah satu keunikan Suara Demokrasi terletak pada cakupan bahasan yang luas dan mengikuti perkembangan zaman. “Kami tidak hanya membahas hal-hal besar terkait demokrasi dan kebijakan negara, tapi juga mengangkat isu-isu yang sedang viral, yang sedang ramai dibicarakan warga di media sosial maupun kehidupan sehari-hari. Tujuannya agar diskusi kami semakin dekat, relevan, dan bermanfaat bagi semua kalangan,” ujarnya saat peluncuran.
Untuk menjangkau pendengar yang lebih luas, terutama generasi muda, Suara Demokrasi tersedia di sejumlah platform digital, termasuk YouTube, Spotify, dan Instagram melalui akun @suarademokrasi.podcast. Potongan konten dan cuplikan diskusi juga disediakan di TikTok.
Dari sisi produksi, program ini didukung tim yang disebut solid dan berkompeten. Posisi host diisi oleh Nasikin dan Diana Novita. Penyusunan materi konten dipimpin M. Haikal Ramdani, sementara penyuntingan audio dan video ditangani Feri Surohman. Adapun penyebaran dan pengelolaan pemasaran di saluran media sosial, termasuk TikTok, dikelola oleh Aji Atma Wijaya sebagai Digital Marketing Manager.
Ke depan, Suara Demokrasi menyatakan komitmen untuk menghadirkan diskusi yang objektif, berimbang, dan edukatif. Masyarakat dapat mengakses konten podcast ini secara rutin melalui platform digital yang telah disediakan.

