Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan merampungkan tahap akhir kurasi pelaku usaha yang akan mengisi Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung. Sebanyak 22 pedagang dari kategori umum dinyatakan lolos kualifikasi dan diproyeksikan memberi warna baru bagi destinasi belanja di Jakarta Selatan.
Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan, Djaharuddin, mengatakan kurasi dilakukan untuk produk UMKM yang akan menempati Blok A dan Blok E. Dari total 51 calon UMKM, 22 dinyatakan telah melewati tahap akhir sebelum penyerahan kunci kios.
Menurut Djaharuddin, seleksi dilakukan dengan sejumlah standar penilaian. Produk yang masuk dinilai dari cita rasa, standar higienitas, penampilan, hingga kualitas kemasan agar layak jual.
Para pedagang yang dinyatakan lolos selanjutnya menjalani pendataan untuk memasuki masa uji coba berjualan selama satu bulan. Tahap ini dilakukan untuk melihat respons pasar terhadap produk yang ditawarkan.
Di sisi lain, Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung juga menjadi babak baru bagi pedagang eks Loksem Barito (JS 96). Tercatat ada 21 pedagang kategori kuliner yang telah mendaftarkan diri. Berbeda dengan pendaftar umum, pedagang eks Barito disiapkan tempat khusus di Blok A dan Blok E sebagai bagian dari penataan pedagang yang lebih representatif.
Kawasan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dirancang terintegrasi dan dibagi dalam tiga zona utama. Zona A dialokasikan untuk 22 kios kuliner. Zona C dan D menjadi area bagi 74 kios pedagang burung serta perlengkapan pakan hewan. Adapun Zona E disediakan untuk pedagang parsel dan tambahan kuliner.
Selain area niaga, kawasan ini juga memiliki Zona B yang direncanakan sebagai amphitheater untuk kegiatan publik. Djaharuddin berharap kurasi yang dilakukan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung saat berbelanja, sekaligus mendorong pedagang dan pengunjung menjaga kebersihan di area sentra.

