PALU — Pemerintah Kota Palu menyalurkan paket bantuan pemenuhan gizi pencegahan stunting tahap pertama kepada 100 anak. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Rochmat Jasin, pada Selasa (21/7) di rumah jabatan Wali Kota Palu.
Program bantuan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemkot Palu, TP-PKK Kota Palu, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palu. Kegiatan turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Palu Hj. Diah Puspita, Ketua Baznas Kota Palu Muhlis, pimpinan dan tenaga kesehatan Rumah Sehat Baznas (RSB) Kota Palu, kader TP-PKK, kader posyandu, serta para orang tua dan anak penerima manfaat.
Menurut dr. Rochmat, program ini menjadi bentuk kepedulian untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak yang berisiko stunting. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Palu yang memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk program yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
dr. Rochmat menekankan bahwa stunting merupakan persoalan serius karena tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, hingga produktivitas pada masa depan. Karena itu, ia menilai penanganannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Ia turut mengapresiasi peran TP-PKK Kota Palu yang selama ini melakukan pendampingan keluarga melalui edukasi pola asuh, pemenuhan gizi, serta kesehatan ibu dan anak sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Palu Hj. Diah Puspita menyatakan kolaborasi PKK dan Baznas merupakan langkah nyata untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anak berisiko stunting. “Semoga ikhtiar ini menjadi amal ibadah yang membawa keberkahan bagi semua pihak,” ujarnya.
Diah menambahkan, keberhasilan pencegahan stunting tidak hanya diukur dari pertumbuhan tinggi badan anak, tetapi juga dari terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan.
Di kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kota Palu Muhlis menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan program berkelanjutan. Penyaluran tahap pertama akan disusul tahap kedua pada bulan depan dan dilanjutkan pada tahap-tahap berikutnya.
Baznas Kota Palu juga berencana memperluas cakupan program dengan memberikan bantuan kepada ibu hamil sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan. “Tidak hanya untuk anak-anak, tetapi ke depan kami juga ingin memberikan perhatian kepada ibu hamil agar pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini,” kata Muhlis.
Rangkaian kegiatan penyaluran bantuan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tenaga kesehatan Rumah Sehat Baznas (RSB) Kota Palu bagi para penerima manfaat.

