BERITA TERKINI
Pemkab Kupang Gelar Pelatihan Teknis MBG untuk 25 PAUD dan 19 SD

Pemkab Kupang Gelar Pelatihan Teknis MBG untuk 25 PAUD dan 19 SD

Pemerintah Kabupaten Kupang memperkuat kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pelatihan panduan teknis dan edukasi gizi. Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, di Hotel Neo Eltari, Kupang, Selasa (20/10/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti peserta dari 25 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 19 Sekolah Dasar (SD) yang menjadi sasaran program. Kegiatan ini diarahkan untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai ketentuan serta memberi manfaat bagi kesehatan dan perkembangan anak.

Mateldius menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan pelatihan, yakni UNICEF, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, serta BPMP Provinsi NTT. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga diperlukan agar program pemenuhan gizi anak dapat berjalan optimal.

Ia menegaskan, MBG tidak hanya berfokus pada pembagian makanan. “Program Makan Bergizi Gratis tidak sekadar membagikan makanan, tetapi juga bertujuan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar, serta membangun kebiasaan hidup sehat melalui edukasi gizi di sekolah,” kata Mateldius.

Materi pelatihan mencakup tata kelola MBG, keamanan pangan, higiene dan sanitasi, pemantauan pertumbuhan anak, pelaporan digital, hingga edukasi gizi seimbang. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi kepala sekolah dan guru dalam menjalankan program di satuan pendidikan masing-masing.

Mateldius juga meminta peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan materi yang diperoleh. Ia menekankan pentingnya pengawasan distribusi makanan, kebersihan, serta penerapan prosedur penyimpanan dan penyajian pangan yang aman.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Kupang berharap pelaksanaan MBG tidak berhenti pada pemberian makanan, tetapi turut mendorong perubahan perilaku hidup sehat di kalangan peserta didik. Sinergi pemerintah, sekolah, dan mitra pembangunan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak di Kabupaten Kupang.