BERITA TERKINI
Pemkab Jember Siapkan Kawasan Jember Street Food untuk Ikon Wisata Malam

Pemkab Jember Siapkan Kawasan Jember Street Food untuk Ikon Wisata Malam

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan kawasan Jember Street Food sebagai destinasi kuliner malam yang ditargetkan menjadi ikon baru wisata kota sekaligus ruang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program ini menjadi salah satu prioritas Bupati Jember Muhammad Fawait, terutama untuk menata kawasan pusat kota agar lebih tertib, indah, dan tetap hidup pada malam hari.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Dinas Cipta Karya Jember, Rudi Rahmawan, mengatakan proyek tersebut difokuskan di sekitar Alun-Alun Jember, mencakup Jalan Kartini, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Diponegoro. Tahap awal pembangunan akan menghubungkan area sekitar Pemkab Jember hingga perempatan Polres, lalu bertahap terkoneksi dengan kawasan pertokoan lama seperti Matahari dan Pasar Tanjung.

“Harapannya, kawasan ini bisa menjadi ikon wisata malam baru sekaligus mendistribusikan keramaian agar tidak hanya terpusat di satu titik,” kata Rudi, Sabtu (1/11/2025).

Konsep Jember Street Food mengedepankan tata ruang pedestrian yang ramah pengunjung. Jalur pejalan kaki di sisi timur Jalan Diponegoro direncanakan diperlebar hingga enam meter, sementara sisi barat menjadi tiga meter.

Di kawasan ini juga akan disiapkan zona pedagang kaki lima (PKL) dan ruang makan terbuka. Penempatannya direncanakan sebagian di trotoar dan sebagian lagi di ruas jalan yang akan digunakan khusus pada sore hingga malam hari.

Rudi menjelaskan, Dinas Cipta Karya bertanggung jawab pada pembangunan infrastruktur, sedangkan penataan PKL dan desain rombong akan dikelola oleh Dinas Koperasi dan UMKM Jember. Menurutnya, rancangan awal menampilkan konsep rombong modern dan tertata, namun bentuk akhir masih akan disesuaikan melalui koordinasi lintas dinas agar tetap fungsional dan seragam.

Untuk tahun ini, proyek Jember Street Food memiliki anggaran Rp2,9 miliar dan telah memasuki tahap finalisasi perencanaan. Setelah itu, proses akan dilanjutkan ke lelang melalui sistem mini kompetisi e-katalog konstruksi, dengan target pembangunan rampung pada akhir 2025.

“Kami optimistis pengerjaan bisa dimulai segera dan diselesaikan tepat waktu. Tapi kami juga realistis, jika waktu mepet dan tidak ada penyedia yang siap, maka akan disesuaikan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Jember juga berencana memperluas kawasan street food hingga Jalan Wijaya Kusuma menuju Stasiun Jember. Rencana ini diharapkan membentuk koridor wisata malam yang terhubung dengan sentra kuliner di sekitar Pendopo Kabupaten.