Pemerintah Kabupaten Jember terus melanjutkan penataan Jalan RA Kartini menjadi kawasan wisata kuliner terpadu atau street food. Proyek yang berada di jantung kota itu ditargetkan dapat diresmikan pada Desember mendatang.
“Target kami Desember nanti diresmikan. Ini akan menjadi pusat keramaian baru yang memadukan sentra kuliner, spot foto, hingga aktivitas hiburan,” kata Bupati Jember Muhammad Fawait saat inspeksi pembangunan di lokasi, 13 Juli.
Dalam perencanaannya, kawasan street food tersebut diproyeksikan menggabungkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM, ruang publik yang estetis, serta area pedestrian. Penataan dirancang terintegrasi di sepanjang Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto.
Saat ini, progres fisik pembangunan disebut baru mencapai sekitar 25 persen. Meski demikian, Pemkab Jember juga telah menyusun konsep integrasi kawasan dengan Stasiun Kereta Api Jember yang kini tampil modern, lalu mengarah ke Alun-Alun kota.
Selain sentra kuliner, pemerintah daerah juga menyiapkan panggung hiburan berkala yang akan diisi kesenian lokal dan musik akustik.
Menjawab kekhawatiran publik terkait dampak sosial, Pemkab Jember menyatakan penataan dilakukan tanpa merugikan warga sekitar. Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan akan terus mengawal proyek hingga kawasan tersebut beroperasi.

