Wali Kota Batu Nurochman menyebut Batu Street Food Festival (BSFF) menjadi salah satu kegiatan yang menopang perkembangan kuliner di Kota Batu. Pernyataan itu disampaikan saat pelaksanaan BSFF ke-9 di Balai Kota Among Tani, Kota Batu.
Menurut Nurochman, BSFF merupakan bagian dari ekosistem kegiatan gastronomi yang mendukung pengembangan Kota Batu sebagai kota kreatif bidang gastronomi. Ia menilai festival tersebut menjadi salah satu agenda penting yang memperkuat sektor kuliner di daerah.
Nurochman juga menjelaskan bahwa Kota Batu sebelumnya telah mempresentasikan potensi daerah di Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menjadi nominasi Kota Kreatif bidang gastronomi. Program ini berkaitan dengan UNESCO Creative Cities Network (UCCN) yang mendorong pengembangan kota kreatif di berbagai bidang.
Ia menyebut ada empat daerah yang masuk dalam nominasi tersebut, termasuk Kota Batu. Dari empat daerah itu, nantinya akan dipilih dua daerah untuk menjadi nominator dalam proses selanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nurochman menekankan bahwa gastronomi tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga mencakup makanan khas yang memiliki nilai sejarah. Menurutnya, aspek historis menjadi bagian penting dalam memaknai gastronomi.
Ia menilai kegiatan kuliner seperti BSFF turut membangun pengalaman wisata bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu. Pengalaman berkuliner, kata dia, perlu terus berkembang untuk memperkuat karakter Kota Batu sebagai kota wisata.
BSFF ke-9 digelar pada 17–19 September 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan gastronomi di Kota Batu. Konsistensi penyelenggaraan festival ini dinilai memperkuat keberadaan kegiatan kuliner sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.