BERITA TERKINI
Panduan Memilih Menu untuk Video Audisi Bright Gas Cooking Competition 2026

Panduan Memilih Menu untuk Video Audisi Bright Gas Cooking Competition 2026

Memilih satu menu andalan kerap menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika setiap hidangan memiliki cerita—mulai dari resep keluarga turun-temurun, masakan yang selalu hadir saat hari raya, hingga makanan sederhana yang mengingatkan pada kampung halaman.

Bagi calon peserta Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026, penentuan menu menjadi langkah penting sebelum merekam video audisi. Menu bukan semata soal “resep yang pasti menang”, melainkan cara untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan memasak, serta kisah yang ingin disampaikan sesuai tema kompetisi, “Warisan Rasa Nusantara Dari Hati”.

Salah satu pertimbangan utama adalah memilih masakan yang paling dikuasai. Keinginan tampil maksimal bisa membuat peserta tergoda mencoba resep baru, padahal menu yang sudah akrab biasanya menghasilkan proses memasak yang lebih rapi, gerakan yang lebih natural di depan kamera, dan hasil akhir yang lebih konsisten. Dalam penilaian, juri tidak hanya melihat tampilan akhir, tetapi juga bagaimana peserta mengolah bahan dan menjalankan setiap tahap memasak dengan baik.

Selain penguasaan teknik, BGCC 2026 juga menekankan nilai cerita di balik hidangan. Resep opor ayam warisan ibu, sambal khas daerah yang selalu hadir di meja makan, atau kue tradisional yang lekat dengan kenangan masa kecil dapat membuat video terasa lebih hangat dan berkesan. Ketika juri memahami alasan di balik pilihan menu, proses memasak tidak hanya terlihat sebagai aktivitas teknis, tetapi juga membawa emosi yang ingin dibagikan.

Menu yang menarik juga tidak harus menggunakan bahan mahal atau teknik rumit. Hidangan sederhana dapat tampil istimewa apabila proses memasaknya ditunjukkan dengan jelas dan tertata. Saat merekam, peserta disarankan memastikan tahapan penting terlihat, mulai dari persiapan bahan, pemberian bumbu, hingga penyajian, agar kemampuan mengolah makanan dapat dinilai secara utuh.

Tampilan akhir hidangan menjadi faktor lain yang patut diperhatikan, mengingat kompetisi berlangsung berbasis video. Setelah memasak, peserta dapat meluangkan waktu untuk menata makanan agar terlihat rapi, dengan perpaduan warna yang menarik serta pencahayaan yang memadai. Sentuhan sederhana yang sesuai karakter masakan dinilai dapat memberi kesan elegan dan autentik tanpa perlu dekorasi berlebihan.

Kesesuaian dengan tema kompetisi juga menjadi perhatian. Peserta perlu memilih menu yang benar-benar merepresentasikan semangat “Warisan Rasa Nusantara Dari Hati”, baik melalui bahan, teknik memasak, maupun cerita yang menyertainya. Dalam seleksi audisi online, juri menilai beberapa aspek, termasuk teknik memasak dan penyajian, kreativitas serta kandungan gizi, kesesuaian tema dan cerita, kualitas video, serta penggunaan produk Bright Gas selama proses memasak. Karena itu, peserta disarankan menyusun konsep video agar seluruh unsur tersebut tersampaikan dengan baik.

BGCC 2026 terbuka bagi Warga Negara Indonesia berusia 17–55 tahun yang memiliki aplikasi MyPertamina dan menyukai dunia memasak. Pendaftaran disebut gratis, dengan ketentuan peserta mengunggah video memasak berdurasi 2–5 menit ke Instagram, menggunakan produk Bright Gas selama proses memasak, serta melengkapi formulir pendaftaran melalui aplikasi MyPertamina.

Kompetisi ini juga menawarkan kesempatan melaju ke tahap berikutnya. Sebanyak 40 peserta terbaik akan masuk babak semifinal dan memperoleh e-Voucher MyPertamina senilai Rp500 ribu. Pemenang grand final berpeluang meraih hadiah utama berupa uang tunai ratusan juta, Culinary Art Course di Le Cordon Bleu Thailand lengkap dengan tiket pesawat dan akomodasi hotel, action cam, serta Tabung Perdana Bright Gas 12 kg.

Pada akhirnya, tidak ada resep yang terlalu sederhana jika dimasak dengan sepenuh hati. Hidangan seperti soto, nasi goreng, atau masakan khas daerah bisa menjadi karya yang berkesan ketika disertai cerita dan ketulusan dalam penyajiannya.