Pameran waralaba International Franchise License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, ditutup lebih awal pada hari pertama pelaksanaan, Jumat (29/8). Panitia menghentikan operasional pameran pada pukul 16.00 WIB, lebih cepat dari jadwal semula.
Pengumuman penutupan disampaikan melalui pengeras suara. Panitia menyebut keputusan tersebut diambil setelah menerima informasi mengenai rencana aksi demonstrasi lanjutan yang akan berlangsung di kawasan Senayan pada hari yang sama. Demi alasan keselamatan dan kenyamanan, pengunjung dan peserta diminta segera meninggalkan area pameran.
“Kami informasikan kepada peserta dan pengunjung IFRA Business Expo 2025, sehubungan dengan adanya informasi rencana demo lanjutan di tanggal 29 Agustus 2025 yang berlokasi di area Senayan, Jakarta. Melalui informasi ini kami informasikan beberapa hal berikut: Demi keselamatan dan kenyamanan bersama, operasional pameran disediakan pada pukul 4 sore. Bagi peserta pameran IFRA, diharapkan segera meninggalkan area pameran,” ujar panitia pada pukul 15.18 WIB.
Di lokasi, suasana dilaporkan mendadak riuh sekitar pukul 15.25 WIB. Tenant-tenant bergegas menutup gerai mereka, sementara sebagian masih melayani pengunjung ketika instruksi penutupan lebih awal disampaikan. Petugas keamanan membantu mengarahkan peserta pameran dan menertibkan jalannya penutupan. Panitia memberi waktu hingga pukul 16.00 WIB agar Assembly Hall JCC Senayan benar-benar kosong.
Meski hari pertama dipercepat, penyelenggara memastikan pameran tetap berlangsung pada hari kedua dan ketiga sesuai jadwal. “Pameran hari ke-2 dan ke-3 akan tetap berlangsung sesuai rencana, yaitu pada tanggal 30-31 Agustus 2025. Pukul 10 hingga 8 malam bagi pengunjung, peserta dapat hadir pukul 9 sampai 9 malam,” lanjut pengumuman panitia.
IFRA 2025 merupakan pameran waralaba, lisensi, dan konsep bisnis yang digelar oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI). Tahun ini, ajang tersebut menghadirkan 240 perusahaan yang mewakili 350 merek dari lebih 28 sektor industri.
Pameran diselenggarakan dalam format hibrida, yakni secara luring pada 29–31 Agustus 2025 di JCC, serta daring sejak 25 April hingga 30 September 2025.
Penutupan mendadak hari pertama IFRA terjadi di tengah eskalasi situasi keamanan di Jakarta. Sehari sebelumnya, seorang pengemudi ojek online tewas setelah terlindas kendaraan taktis polisi saat aksi demonstrasi berujung ricuh di kawasan Pejompongan pada Kamis (28/8) malam. Peristiwa tersebut memicu kemarahan hingga ratusan pengemudi ojek online mendatangi Markas Brimob pada malam yang sama.
Pada hari yang sama, massa buruh juga menggelar aksi di depan Gedung DPR. Aksi itu merupakan kali kedua mereka turun ke jalan setelah demonstrasi pada Senin (25/8) yang juga berakhir ricuh. Dalam aksinya, para buruh membawa enam tuntutan, di antaranya mendesak penghapusan sistem outsourcing serta penghentian praktik upah murah.

