Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di Kota Banjarbaru mulai dievaluasi. Evaluasi dilakukan menyusul adanya sejumlah masukan dari orang tua penerima manfaat terkait paket makanan yang dibagikan sejak awal masuk sekolah di bulan puasa.
Sejak hari pertama Ramadan, paket MBG disalurkan dalam bentuk makanan kering seperti roti, telur, dan buah-buahan. Namun, sebagian orang tua menyampaikan keluhan karena tidak ada susu dalam paket tersebut.
Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kota Banjarbaru, Citra Nurfitriani, mengatakan pelaksanaan MBG Ramadan tahun ini merupakan yang pertama di Banjarbaru sehingga berbagai penyesuaian dan evaluasi masih terus berjalan.
“Sejauh ini memang banyak evaluasi karena merupakan tahun pertama MBG Ramadan di Banjarbaru. Kedepannya kami memang evaluasi besar-besaran, agar kedepannya kami bisa memperbaiki apa yang kurang-kurang dari sebelumnya,” ujarnya.
Citra menjelaskan, sejak awal pelaksanaan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak mewajibkan susu sebagai bagian dari paket MBG Ramadan. Program ini mengacu pada pedoman gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan RI melalui konsep Isi Piringku, yang menggantikan pola lama 4 Sehat 5 Sempurna.
“Jadi sekarang mungkin orang tahunya 4 sehat 5 sempurna, sekarang kami pakai isi piringku. Jadi isi piringku memang susu tidak menjadi suatu komponen yang wajib,” katanya.
Menurut Citra, dalam konsep Isi Piringku susu bukan komponen wajib dan dapat digantikan dengan sumber protein lain, seperti telur atau ayam.
Selain komposisi menu, evaluasi juga diarahkan pada peran Kepala SPPG di masing-masing wilayah, terutama terkait pemilihan menu dan sistem distribusi agar sesuai dengan arahan yang berlaku.
“Jadi kami evaluasi dari pihak kepala SPPG-nya juga untuk pemilihan menu-menu mana yang baik, terus juga bagaimana pendistribusinya yang baik sesuai dengan arahan,” tutupnya.
Saat ini, di Kota Banjarbaru terdapat 28 SPPG yang telah beroperasi. Sementara itu, 90 SPPG lainnya masih dalam tahap pembangunan untuk mendukung perluasan program MBG ke depan.

