BERITA TERKINI
Lima Tips Buka Puasa Sehat agar Pencernaan Tetap Nyaman Selama Ramadan

Lima Tips Buka Puasa Sehat agar Pencernaan Tetap Nyaman Selama Ramadan

Ranai — Menjaga kondisi fisik selama Ramadan tidak lepas dari ketepatan memilih asupan saat berbuka puasa. Lonjakan nafsu makan setelah seharian menahan lapar dan haus kerap memicu keinginan mengonsumsi makanan manis dan berlemak secara berlebihan, yang dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.

Dokter Saddam Ismail, melalui pemaparannya di kanal YouTube pribadi yang membahas manajemen pola makan saat puasa, merangkum sejumlah langkah agar sistem pencernaan tetap berfungsi optimal dan terhindar dari rasa begah. Berikut lima tips yang disampaikan.

1. Hindari makan berlebihan saat berbuka
Ia mengingatkan agar tidak langsung makan berat dalam porsi besar ketika perut masih kosong. Kebiasaan tersebut dapat memicu keluhan seperti mual hingga muntah. Ia menyarankan berbuka dengan takjil ringan terlebih dahulu, lalu memberi jeda sekitar 20 menit sebelum mengonsumsi makanan utama.

2. Penuhi kebutuhan cairan
Asupan cairan perlu diperhatikan sejak awal berbuka. Ia menyarankan minum air putih 1–2 gelas serta memilih takjil yang lebih menyehatkan, misalnya buah-buahan segar. Ia juga mengingatkan untuk menghindari minuman berkafein atau bersoda karena dapat memicu lebih sering buang air kecil atau menimbulkan iritasi lambung.

3. Pilih takjil yang menyiapkan perut
Takjil disebut sebaiknya berfungsi untuk menyiapkan lambung agar tidak “kaget”, bukan justru menjadi ajang konsumsi makanan manis berlebihan. Ia merekomendasikan buah-buahan tanpa gula tambahan yang kaya vitamin, mineral, dan serat, seperti kurma, semangka, atau jus buah murni. Salah satu contoh yang disebutkan adalah kurma tiga butir.

4. Utamakan gizi seimbang untuk menu utama
Untuk makanan berat, ia menekankan prinsip gizi seimbang yang mencakup karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Contoh menu yang disampaikan antara lain nasi merah dengan sup ayam yang dicampur sayuran seperti wortel dan buncis. Ia juga mengingatkan agar tidak menjadikan makanan berlemak atau terlalu pedas sebagai pilihan utama dalam jumlah banyak.

5. Batasi makanan yang berisiko mengganggu pencernaan
Sejumlah jenis makanan disarankan untuk dikontrol atau dihindari demi mencegah gangguan pencernaan, seperti makanan tinggi lemak, gorengan, makanan terlalu pedas, terlalu asin, serta makanan dengan banyak gula tambahan dan pengawet.

Dengan pengaturan pola makan yang lebih terukur, momen berbuka puasa diharapkan tidak hanya mengembalikan energi setelah berpuasa, tetapi juga membantu menjaga kebugaran sepanjang Ramadan.