BERITA TERKINI
Media Sosial Jadi Panggung Baru Pelaku Kuliner Lokal di Atambua

Media Sosial Jadi Panggung Baru Pelaku Kuliner Lokal di Atambua

Media sosial kian bergeser fungsi menjadi panggung utama bagi pelaku usaha kuliner lokal untuk menampilkan kreativitas sekaligus memasarkan produk mereka. Perubahan ini dirasakan langsung oleh pemilik usaha yang memanfaatkan platform digital untuk membangun kedekatan dengan pelanggan.

Owner Mie Nyemek Alor, Haryanti Sahnan, mengatakan ia berupaya menghadirkan ciri khas lewat racikan bumbu buatannya sendiri. “Saya sendiri mencoba membuat bumbu saya sendiri, saya ciptakan bumbu rahasia saya sendiri dan ternyata rasanya enak,” ujarnya kepada rri.co.id, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, konsistensi dalam pemasaran digital dapat memperkuat ikatan emosional antara penjual dan pelanggan. Ia menekankan pentingnya menyampaikan komunikasi yang baik agar pelanggan tetap setia. “Bagaimana sehingga pelanggan saya tidak lari, saya atur kata-kata saya yang baik dari hati paling dalam,” katanya.

Selain konten di media sosial, respons cepat melalui aplikasi pesan instan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepuasan konsumen di tengah ekosistem ekonomi digital. Namun, ia mengakui aktivitas produksi kerap membuatnya kesulitan membalas pesan satu per satu.

“Saking sibuk dengan mengolah mie ya terkadang saya langsung live saja menyampaikan pesan kepada para pelanggan, karena harus balas chat satu per satu lama,” ucapnya.

Ia menambahkan, tantangan operasional dalam menjalankan bisnis mandiri dapat diatasi melalui manajemen waktu yang tepat, sehingga hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal.