BOGOR — Mahasiswa Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi, Sekolah Vokasi IPB University, menggelar penyuluhan gizi bertajuk “Gizi Seimbang untuk Si Kecil: Optimalisasi Menu dengan Pengenalan Bahan Pangan Lokal” di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini diikuti 38 ibu yang memiliki anak bawah dua tahun (baduta) dengan status gizi kurang (underweight). Para peserta berasal dari lima desa, yaitu Cibitung Kulon, Cibitung Wetan, Gunung Picung, Gunung Sari, dan Pamijahan.
Penyuluhan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai penerapan gizi seimbang serta praktik pemberian makanan yang sesuai usia dan kebutuhan anak. Materi edukasi meliputi pengenalan kelompok bahan pangan, pentingnya keberagaman makanan, serta pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta, dilanjutkan pengukuran tinggi badan dan berat badan anak baduta. Setelah itu, peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pengetahuan awal sebelum menerima materi penyuluhan.
Usai pembukaan dan sambutan, mahasiswa menyampaikan tiga materi edukasi terkait penerapan gizi seimbang dan pemberian makanan bagi anak bawah dua tahun. Materi tersebut diarahkan untuk membantu para ibu memahami pentingnya memilih bahan pangan yang beragam serta menyiapkan makanan sesuai kebutuhan pertumbuhan anak.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sebagai ruang konsultasi bagi peserta untuk memperdalam pemahaman. Suasana dibuat lebih interaktif melalui ice breaking, sebelum peserta mengisi post-test untuk mengevaluasi pengetahuan setelah mengikuti edukasi.
Selain penyuluhan, peserta juga menerima bantuan sembako dan makan siang pada akhir kegiatan sebagai bagian dari rangkaian untuk keluarga sasaran.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap para ibu semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemilihan bahan pangan yang beragam, serta pemberian makanan yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak. Pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh dan terjangkau juga diharapkan dapat membantu keluarga dalam menyediakan makanan bergizi.
Penyuluhan tersebut menjadi bentuk penerapan ilmu mahasiswa kepada masyarakat dan diharapkan berkontribusi meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai pemenuhan gizi anak, khususnya bagi baduta dengan status gizi kurang di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.