BERITA TERKINI
Lomba Masak Serba Ikan di Palangka Raya Didorong untuk Inovasi Kuliner dan Penguatan UMKM

Lomba Masak Serba Ikan di Palangka Raya Didorong untuk Inovasi Kuliner dan Penguatan UMKM

Pemerintah Kota Palangka Raya resmi membuka ajang Lomba Masak Serba Ikan sebagai upaya mendorong inovasi kuliner lokal berbahan baku ikan. Kegiatan ini ditujukan untuk merangsang kreativitas masyarakat dalam mengolah potensi perikanan daerah menjadi hidangan bernilai tinggi sekaligus bergizi bagi keluarga.

Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewi, mengatakan lomba tersebut tidak sekadar kompetisi, melainkan dirancang untuk menumbuhkan diversifikasi menu berbahan ikan agar produk perikanan lebih dekat, menarik, dan digemari oleh berbagai lapisan masyarakat.

Indriarti menilai pola konsumsi sebagian masyarakat masih cenderung monoton dan kerap mengabaikan komposisi gizi seimbang. Ia menyoroti masih adanya orang tua yang berfokus pada rasa kenyang anak tanpa memperhatikan kebutuhan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan kesehatan secara optimal.

Melalui perlombaan ini, pemerintah daerah ingin memperluas wawasan masyarakat, terutama ibu rumah tangga, mengenai pentingnya pengetahuan nutrisi. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu keluarga mengkreasikan menu harian yang sehat, menarik, dan bervariasi.

Indriarti menegaskan ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya gizi dan fleksibel untuk diolah menjadi berbagai produk yang diminati semua kalangan, terutama anak-anak. Ia menyampaikan, pengolahan yang kreatif dapat membuat sajian ikan lebih menarik tanpa mengurangi kandungan gizinya, Rabu (15/7/2026).

Ia juga memaparkan sejumlah contoh diversifikasi produk olahan ikan yang dapat dikembangkan, seperti sosis, bakso, nugget, abon, stik, keripik, amplang, hingga kerupuk berbahan dasar ikan. Ragam olahan tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi produk unggulan daerah.

Selain aspek kesehatan, Indriarti menilai inovasi olahan ikan memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Menurutnya, sektor kuliner berbasis ikan dapat dikembangkan oleh kelompok perempuan menjadi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai sumber pendapatan baru bagi keluarga, sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil perikanan yang berdampak pada perekonomian keluarga dan daerah.

Ia berharap kegiatan ini memotivasi peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik. Indriarti juga berharap pemenang tingkat kota dapat bersaing dan mewakili Kalimantan Tengah pada ajang serupa di tingkat nasional dengan membawa inovasi kuliner khas daerah.