BERITA TERKINI
Pendampingan UMKM Kuliner di Tuban Tekankan Pentingnya Cerita dan Identitas Produk

Pendampingan UMKM Kuliner di Tuban Tekankan Pentingnya Cerita dan Identitas Produk

TUBAN — Bisnis kuliner dinilai tidak hanya bertumpu pada cita rasa, tetapi juga pada cerita dan identitas di balik sebuah produk. Pesan itu mengemuka dalam sosialisasi bertajuk Inovasi dan Kreativitas dalam Pengembangan Kuliner Lokal untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisata yang digelar anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, di Tuban, Sabtu (19/9/2026).

Narasumber kegiatan, Abu Cholifah, S.T., menekankan pentingnya memperkuat kekhasan produk lokal di tengah persaingan industri kuliner. Menurutnya, karakteristik wilayah dan cita rasa dapat menjadi identitas yang membedakan kuliner Tuban.

“Karakteristik wilayah dan cita rasa adalah hal yang menunjukkan identitas ciri khas Tuban. Kuliner bukan hanya soal enak, tapi juga soal cerita dan identitas di baliknya,” ujar Abu Cholifah.

Selain mempertahankan cita rasa, ia juga mengingatkan pelaku usaha untuk memodernisasi tata kelola bisnis serta memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran. Pemanfaatan IT, media sosial, dan platform digital dinilai dapat memperluas jangkauan pasar.

“Manajemen pengelolaan harus modern, dan strateginya bisa memanfaatkan IT, media sosial, serta platform digital lainnya agar jangkauan pasarnya lebih luas,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kusmen yang mewakili Ony Setiawan menyampaikan rencana pendampingan bagi pegiat UMKM dalam pengurusan perizinan usaha, seperti PIRT, Nomor Induk Berusaha (NIB), dan Online Single Submission (OSS). Ia mengatakan proses pendampingan perizinan tersebut akan dibantu hingga tuntas melalui jejaring struktur partai di daerah.

“Legalitas untuk penting, memudahkan para pelaku UMKM mengakses berbagai program pemerintah hingga perbankan,” jelas Kusmen.

Ia menegaskan program pendampingan dan pelatihan itu terbuka bagi seluruh masyarakat Tuban tanpa membedakan latar belakang. “DPC PDI Perjuangan terbuka bagi semua masyarakat untuk program UMKM ini. Ini difokuskan untuk rakyat Tuban tanpa memandang latar belakang. Siapa saja yang ingin maju, akan kita bantu,” pungkasnya.

Melalui program tersebut, sektor UMKM kuliner di Kabupaten Tuban diharapkan tidak hanya berkembang dari sisi kualitas usaha, tetapi juga mampu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.